Kehadiran Wiranto pikat puluhan ribu peserta sholawatan
Kamis, 28 November 2013 - 00:16 WIB
Kehadiran Wiranto pikat puluhan ribu peserta sholawatan
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan ribu massa yang menghadiri pengajian rutin Rabu malam di rumah Habib Syekh Bin Abdul Qadir Assegaf di Semanggi Kidul, Solo Jawa Tengah menyambut antusias kehadiran Capres dari Partai Hanura Wiranto.
Pasalnya, ia dianggap agamis dan peduli dengan gerakan kultural keagamaan berupa sholawatan di tengah adanya aliran yang kurang sependapat dengan gerakan sholawatan tersebut.
Bahkan, puluhan ribu massa itu terpikat mendengarkan sambutan Wiranto yang mengaku senang dengan sholawatan tersebut sebagai sebuah gerakan proses penjernihan jiwa dan hati anak bangsa untuk kemaslahatan umat dan sekaligus bangsa ini pula.
Mantan Panglima TNI itu optimis energi gerakan sholawatan yang notabene secara faktual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT tersebut akan menciptakan jiwa yang bersih dan moral yang positif. Sehingga jika ditarik ke ilmiah para pelaku sholawatan akan mendapat petunjuk dari Tuhan untuk membangun kehidupan yang agamis dan lebih baik.
“Di tengah karut-marut kehidupan berbangsa saat ini, Indonesia sangat butuh gerakan pendekatan diri kepada Tuhannya termasuk sholawatan seperti ini,” papar Wiranto ditengah puluhan ribu massa, di Solo, Rabu 27 November 2013 malam.
Massa pun merespon sambutan itu dengan tenang mendalam apalagi Wiranto juga terlihat khusyu ikuti sholawatan bergabung dengan puluhan ribu massa.
Wiranto yang sudah hadir sejak pukul 19.00 WIB tersebut mengikuti acara hingga pukul 23.00 WIB. Bahkan, usai sholawatan Wiranto menyempatkan sowan berdiskusi dengan Habib Syekh.
Sementara itu Habib Syekh saat ditemui mengakui menyambut baik kedatangan Wiranto untuk ikut sholawatan berbaur bersama umat yang sebegitu banyak.
“Ya alhamdullilah baik Pak Wiranto khusyu menikuti sholawatan tersebut dan akhirnya saling mengenal secara lebih dekat termasuk dengan massa yang datang,” ujarnya.
Menurut Habib Syekh pihaknya terbuka terhadap siapa pun yang akan mengikuti gerakan sholawatan tersebut karena sangat mulia berupa media pendekatan diri langsung kepada Allah SWT.
Pantauan di lapangan, usai pengajian tersebut jalanan di sekitar rumah Habib Syekh macet total bahkan parkiran mobil dan truck bak terbuka meluber hingga jalan raya. Tak pelak peserta berjalan lambat untuk menuju jalan raya menuju pulang.
Baca berita:
3 formula Wiranto tentang perubahan
Pasalnya, ia dianggap agamis dan peduli dengan gerakan kultural keagamaan berupa sholawatan di tengah adanya aliran yang kurang sependapat dengan gerakan sholawatan tersebut.
Bahkan, puluhan ribu massa itu terpikat mendengarkan sambutan Wiranto yang mengaku senang dengan sholawatan tersebut sebagai sebuah gerakan proses penjernihan jiwa dan hati anak bangsa untuk kemaslahatan umat dan sekaligus bangsa ini pula.
Mantan Panglima TNI itu optimis energi gerakan sholawatan yang notabene secara faktual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT tersebut akan menciptakan jiwa yang bersih dan moral yang positif. Sehingga jika ditarik ke ilmiah para pelaku sholawatan akan mendapat petunjuk dari Tuhan untuk membangun kehidupan yang agamis dan lebih baik.
“Di tengah karut-marut kehidupan berbangsa saat ini, Indonesia sangat butuh gerakan pendekatan diri kepada Tuhannya termasuk sholawatan seperti ini,” papar Wiranto ditengah puluhan ribu massa, di Solo, Rabu 27 November 2013 malam.
Massa pun merespon sambutan itu dengan tenang mendalam apalagi Wiranto juga terlihat khusyu ikuti sholawatan bergabung dengan puluhan ribu massa.
Wiranto yang sudah hadir sejak pukul 19.00 WIB tersebut mengikuti acara hingga pukul 23.00 WIB. Bahkan, usai sholawatan Wiranto menyempatkan sowan berdiskusi dengan Habib Syekh.
Sementara itu Habib Syekh saat ditemui mengakui menyambut baik kedatangan Wiranto untuk ikut sholawatan berbaur bersama umat yang sebegitu banyak.
“Ya alhamdullilah baik Pak Wiranto khusyu menikuti sholawatan tersebut dan akhirnya saling mengenal secara lebih dekat termasuk dengan massa yang datang,” ujarnya.
Menurut Habib Syekh pihaknya terbuka terhadap siapa pun yang akan mengikuti gerakan sholawatan tersebut karena sangat mulia berupa media pendekatan diri langsung kepada Allah SWT.
Pantauan di lapangan, usai pengajian tersebut jalanan di sekitar rumah Habib Syekh macet total bahkan parkiran mobil dan truck bak terbuka meluber hingga jalan raya. Tak pelak peserta berjalan lambat untuk menuju jalan raya menuju pulang.
Baca berita:
3 formula Wiranto tentang perubahan
(kri)