Wiranto intensif ajak mahasiswa selamatkan bangsa
Rabu, 27 November 2013 - 15:20 WIB
Wiranto intensif ajak mahasiswa selamatkan bangsa
A
A
A
Sindonews.com - Capres Partai Hanura Wiranto ajak mahasiswa untuk berpikir mencari solusi berupa langkah perubahan atas kondisi bangsa yang karut-marut saat ini. Penegasan itu disampaikan Wiranto pada Diskusi Kebangsaan di UNS SOlo, Jawa Tengah, hari ini.
Menurut Wiranto setelah bangsa ini jatuh bangun sejak Orde Baru tumbang dan Orde Reformasi juga belum bisa menunjukkan keberhasilan, namun justru sebaliknya syarat dengan Orde Korupsi seperti yang tampak saat ini. Maka mahasiswa harus tergerak merumuskan formula perubahan.
“Saya akui saya serius bertemu mahasiswa se-Indonesia hanya untuk bergandeng tangan mencari rumusan berupa perubahan yang tepat untuk bangsa ini,” ujarnya.
Wiranto menegaskan kita semua tidak boleh pesimis ataupun masa bodoh dengan kondisi bangsa saat ini namun mahasiswa harus bangkit untuk berpikir sebuah perubahan.
“Tidak ada yang naïf dan tidak ada yang tidak mungkin sepanjang kita berniat mulia untuk bangsa maka perubahan itu akan bias diwujudkan dan Kami selaku Capres bersama Hary Tanoesodibjo konsisten bergeak berjuang hari demi hari tanpa lelah hanya untuk mengajak berpikir menyelamatkan bangsa ini,” tukasnya.
Dijelaskan dahulu kala Orde Baru dianggap korup dan tidak berikan ruang kebebasan demokrasi karena hanya mengutamakan pertumbuhan perekonomian, namun akhirnya runtuh karena rakyat tidak menyukai lagi dan digulingkan.
Kini melangkah pada Orde Reformasi yang mana prioritas kebijakan untuk mendorong demokratisasi serta kehidupan sosial pemberdayaan masyarakat sipil tergolong berhasil namun yang terjadi bias kebebsan yang tanpa batas.
Bahkan menurut Wiranto yang terparah hampir setiap hari media selalu memunculkan berita utama soal korupsi yang mengakar. “ini kan sebuah perjalanan yang mana sesuatu tidak ada yang terlambat selama kita semangat merubah,” tuturnya.
Diskusi kebangsaan itu turut dihadiri elite Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid, Wiranto, juga Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Limpo. Acara tersebut dihadiri ribuan mahasiswa serta kalangan umum.
Wiranto ajak masyarakat miliki rasa kebangsaan
Menurut Wiranto setelah bangsa ini jatuh bangun sejak Orde Baru tumbang dan Orde Reformasi juga belum bisa menunjukkan keberhasilan, namun justru sebaliknya syarat dengan Orde Korupsi seperti yang tampak saat ini. Maka mahasiswa harus tergerak merumuskan formula perubahan.
“Saya akui saya serius bertemu mahasiswa se-Indonesia hanya untuk bergandeng tangan mencari rumusan berupa perubahan yang tepat untuk bangsa ini,” ujarnya.
Wiranto menegaskan kita semua tidak boleh pesimis ataupun masa bodoh dengan kondisi bangsa saat ini namun mahasiswa harus bangkit untuk berpikir sebuah perubahan.
“Tidak ada yang naïf dan tidak ada yang tidak mungkin sepanjang kita berniat mulia untuk bangsa maka perubahan itu akan bias diwujudkan dan Kami selaku Capres bersama Hary Tanoesodibjo konsisten bergeak berjuang hari demi hari tanpa lelah hanya untuk mengajak berpikir menyelamatkan bangsa ini,” tukasnya.
Dijelaskan dahulu kala Orde Baru dianggap korup dan tidak berikan ruang kebebasan demokrasi karena hanya mengutamakan pertumbuhan perekonomian, namun akhirnya runtuh karena rakyat tidak menyukai lagi dan digulingkan.
Kini melangkah pada Orde Reformasi yang mana prioritas kebijakan untuk mendorong demokratisasi serta kehidupan sosial pemberdayaan masyarakat sipil tergolong berhasil namun yang terjadi bias kebebsan yang tanpa batas.
Bahkan menurut Wiranto yang terparah hampir setiap hari media selalu memunculkan berita utama soal korupsi yang mengakar. “ini kan sebuah perjalanan yang mana sesuatu tidak ada yang terlambat selama kita semangat merubah,” tuturnya.
Diskusi kebangsaan itu turut dihadiri elite Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid, Wiranto, juga Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Limpo. Acara tersebut dihadiri ribuan mahasiswa serta kalangan umum.
Wiranto ajak masyarakat miliki rasa kebangsaan
(lal)