Kemensos kekurangan dana jaminan hidup TKI over stayers

Rabu, 27 November 2013 - 13:35 WIB
Kemensos kekurangan...
Kemensos kekurangan dana jaminan hidup TKI over stayers
A A A
Sindonews.com - Kementerian Sosial (Kemensos) meminta tambahan dana jaminan hidup (jadup) untuk para tenaga migran bermasalah yang telah dipulangkan dari Malaysia. Saat ini dana jadub yang terseida hanya dapat diberikan kepada 11 ribu tenaga migran bermasalah namun diperkirakan tahun 2013 ada sekira 125 ribu tenaga kerja migran yang dipulangkan.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Andi ZA Dulung mengatakan, sesuai dengan Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 45 Tahun 2013, mengarahkan Kemensos bertugas untuk mengarahkan pemulangan pekerja migran bermasalah, di mana setelah mereka dipulangkan dari luar negeri sampai pada ke tanah air dan sampai pada daerah asal provinsi.

Sejak tahun 2011-2012 disediakan dana jadub untuk 11 ribu orang selain itu juga Kemensos menyiapkan kendaraan seperti Damri dan Pelni, penginapan, dan jaminan hidup selama lima hari.

Namun, pada tahun 2013 dana jadub telah habis untuk diberikan kepada 11 ribu orang. Hal ini dikarenakan sampai saat ini jumlah tenaga kerja migran bermasalah yang sudah dipulangkan ke tanah air mencapai 17 ribu orang.

"Jumlah ini diperkirakan masih akan bertambah sampai 25 ribu orang. Untuk itu kita meminta tambahan dana, jika dimungkinkan apakah persoalan seperti ini bisa dimasukan ke dalam katagori bencana. Karena mereka harus cepat ditangani," tandasnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (27/11/2013).

Setiap tahun, Kemensos menyediakan anggaran untuk dana Rp12,2 miliar dengan Rp2,7 miliar untuk dana jadub, untuk sandang dan makanan Rp2,9 miliar dan transportasi Rp5,9 miliar. Anggaran tersebut hanya cukup untuk menangani 11 ribu orang, untuk itu Kemensos meminta kepada DPR dan Presiden untuk menambahkan anggaran tersebut.

Andi mengatakan, diperkirakan pemerintah Malaysia akan membersihkan tenaga kerja migran yang bermasalah yang saat ini ada 1 juta orang lebih. Untuk itu, seharusnya permasalahan legalitas para tenaga kerja migranlah yang harus dibenahi. Untuk itu estimasi yang diperkirakan sampai pada bulan November 2013 berjumlah hampir mendekati 17 ribu orang.

"Kita sudah mengutang pada Pelni dan Damri secara berlebihan. Karena dana jadub tidak boleh habis maka untuk sementara kita gunakan dari dana APBN," kata dia.

Dalam permasalahan tenaga kerja migran, kondisi dan keadaan mereka juga harus diperhatikan, ada diantara mereka yang harus mendapatkan penanganan khusus jika ada yang sakit dan juga penangan psikososial. Untuk itu, Kemensos akan membangun tempat penampungan guna melakukan rehabilitas.

"Kita sudah anggarkan dari tiga tahun lalu untuk membangun ini di Tanjung Pinang karena dari sanalah banyak pekerja buruh migran yang pulang karena tidak semuanya sehat," tegas dia.

493 TKI overstayers Arab Saudi tiba di tanah air
(lal)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved