Ada Istana, Ibas, & Dipo Alam dalam suap SKK Migas

Kamis, 21 November 2013 - 00:42 WIB
Ada Istana, Ibas, &...
Ada Istana, Ibas, & Dipo Alam dalam suap SKK Migas
A A A
Sindonews.com - Bara api kasus dugaan suap di lingkungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) tahun 2012-2013 yang melibatkan mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, Deviardi (pelatih golf), Komisaris Kernel Oil Private Limited (KOPL) Indonesia Simon Gunawan Tanjaya kian memanas.

Nama Edhie Baskoro Yudhyono (Ibas), Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam, dan Istana disebut-sebut dalam pusaran kasus itu.

Dalam dokumen yang diperoleh KORAN SINDO disebutkan, pembicaraan Ardi dan Direktur Kernel Oil Private Limited Singapura Widodo Ratanachaitong pada 24 Juni 2013, pukul 21.03 WIB, selama sekitar 15 menit, terungkap bahwa Widodo merupakan aktor yang dekat dengan Ibas, Dipo Alam, dan Istana.

"Bahwa benar berhubungan dengan Widodo, Cumlaude di Australia dan punya tujuh perusahaan minyak di luar negeri semuanya CNC, bahwa Widodo mempunyai jaringan ke Istana, Ibas, DPR, dan sampai kepada Dipo Alam," bunyi petikan pembicaraan Widodo dengan Ardi.

Widodo, Kernel Oil Indonesia, dan Simon disebutkan dalam dakwaan Simon oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai penyuap USD900.000 dan SGD200.000 kepada Rudi Rubiandini.

Saat pemeriksaan Ardi sebagai saksi pada akhir September 2013, kepada penyidik Ardi membenarkan suara pembicaraan tersebut adalah suara dirinya dengan Widodo. Ardi menyatakan, maksud pernyataan "Bahwa benar berhubungan dengan Widodo, Cumlaude di Australia dan punya tujuh perusahaan minyak di luar negeri semuanya CNC, bahwa Widodo mempunyai jaringan ke Istana, Ibas, DPR, dan sampai kepada Dipo Alam." bahwa keterangan itu berasal dari Widodo.

"Keterangan itu berasal dari Widodo Ratanachaitong sendiri. Informarsi tersebut (ingin) saya sampaikan kepada Rudi Rubiandini," ungkap Ardi di hadapan penyidik KPK, seperti tertuang dalam dokumen Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang diperoleh KORAN SINDO.

Tetapi Ardi mengaku tidak mengetahui tujuh perusahaan yang disampaikan Widodo. Dalam perbincangan dengan Widodo yang disadap KPK itu, kata Ardi petinggi Fossus Energy Ltd, Fortek Thailand Pte Ltd, dan World Petroleum Pte Ltd tersebut bahkan menyampaikan bahwa sejak BP Migas dipimpin oleh Kardaya Warnika dan Raden Priyono.

"Maksud saya melaporkan kepada Rudi Rubiandini, apabila berhubungan dengan Widodo Ratanachaitong akan membuat Ibas dan Istana tenang. Saya hanya melaporkan informasi yang diberikan Widodo Ratanachaitong bahwa yang bersangkutan dekat dengan istana," tandas Ardi.

KPK kaji pemutusan 18 kontraktor SKK Migas
(lal)
Berita Terkait
KPK Tegaskan Informasi...
KPK Tegaskan Informasi Laporan Penyelidikan Dugaan Korupsi ESDM Bocor Tak Benar
KPK Ungkap Trik Oknum...
KPK Ungkap Trik Oknum Pegawai Kementerian ESDM Manipulasi Dana Tukin
Memalukan, 9 PNS Kementerian...
Memalukan, 9 PNS Kementerian ESDM Ditahan Terkait Kasus Korupsi Tukin
Gedung Minerba Digeledah...
Gedung Minerba Digeledah KPK, Menteri ESDM: Dugaan Korupsi Tukin
Menteri ESDM Pecat 10...
Menteri ESDM Pecat 10 PNS Tersangka Korupsi Tukin
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana Tukin Kementerian ESDM, KPK Tetapkan 10 Orang jadi Tersangka
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved