Badan POM butuh tambahan anggaran

Rabu, 20 November 2013 - 02:10 WIB
Badan POM butuh tambahan...
Badan POM butuh tambahan anggaran
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatullah mengatakan, dari informasi yang ditampung DPR dan kemudian ditindaklanjuti oleh Badan POM menunjukkan hasil. Beberapa waktu lalu sudah didapatkan pelaku besar dalam kasus obat tardisional dan jamu.

"Saat ini kasusnya masih berjalan dan walaupun belum masuk pada kejaksaan," ujarnya saat dihubungi SINDO, Selasa 19 November 2013 malam.

Menurut dia, yang perlu diawasi ialah "mayat-mayat hidup" para penjahat yang dulunya adalah pelaku pengilegalan obat namun dia menjelma dengan nama perusahaan baru. Padahal modus yang digunakan sama. Hal ini dikarenakan bisnis obat tradisional memang menggiurkan.

Dalam hal ini, Komisi IX beberapa kali menyinggung anggaran Badan POM yang dibilang tergolong kecil yaitu sekitar Rp1 triliun. Poempida mengatakan, dengan anggaran yang minim Badan POM harus melakukan pengawasan pada obat, makanan dan kosmetik.

"Sedangkan dana kampanye yang digunakan untuk 2-3 bulan sekira Rp1-2 triliun," katanya.

Jika dilihat, lanjut dia, fungsi Badan POM bertujuan meminimalisir obat-obatan, kosmetik dan makanan yang berbahaya bagi generasi muda. Karena pada nantinya, Indonesia harus mempunyai SDM yang sehat. Keberadaan Badan POM sangatlah strategis dalam segi pertahanan dan kemanan SDM negara.

Untuk bahan evaluasi, Badan POM juga harus memperbaiki fungsi pengawasan yang dilakukan saat ini. Dengan level yang hanya sampai provinsi diharuskan untuk menyentuh kabupaten/kota.

Hal ini bertujuan guna meningkatkan kekuatan pengawasan Badan POM sampai pada kabupaten/kota.

"Hal ini penting karena selama ini banyak kendala yang dikeluhkan Badan POM baik dalam segi fasilitas yang tidak lengkap bahkan sampai tidak ada kantor," tegasnya.

Baca berita:
BPOM: 70% obat yang beredar ilegal
(kri)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved