Hanura sayangkan aturan KPU soal kampanye

Minggu, 17 November 2013 - 20:53 WIB
Hanura sayangkan aturan...
Hanura sayangkan aturan KPU soal kampanye
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Banten, Inas Nasrullah Zubir menyayangkan, adanya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2013, tentang pedoman pelaksanaan kampanye, terkait pembatasan alat peraga kampanye.

Pasalnya, hal itu membatasi ruang gerak para calon anggota legislatif (caleg), untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Selain itu, sebenarnya alat peraga itu juga merupakan bentuk sosialisasi, agar masyarakat tahu bahwa pemilihan legislatif (pileg) itu ada.

"Saya sangat menyayangkan Peraturan KPU yang membatasi alat peraga, karena dengan cara itulah masyarakat tahu bahwa Pemilu 2014 itu ada. Ini kan pesta demokrasi, kalau tidak ada atribut calonnya, dari mana masyarakat tahu," kata Inas, di Kampung Jatake, RT 01/RW 02, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu (17/11/2013).

Meski demikian, Inas mengaku optimis, dalam Pileg 2014 mendatang, partai besutan Wiranto-Hary Tanoesoedibjo tersebut, dapat meraih hasil yang baik di Provinsi Banten. "Sangat optimis, karena pergerakan kami (para kader) di Banten cukup kompak, untuk saling bahu membahu," tukasnya.

Sementara, Oon Rosdiana salah satu kader Partai Hanura yang akan maju menjadi Caleg DPRD Provinsi Banten, dari Dapil Tiga Kabupaten Tangerang A mengungkapkan, dirinya bersama kader lainnya siap mengemban amanah partai dan tetap konsisten dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.

"Kami semua para kader Partai Hanura akan selalu bahu membahu, dalam mensukseskan pileg dan Pilpres 2014 mendatang. Khususnya di dapil saya ini sangat menyimpan potensial kewirausahaan yang cukup tinggi, maka jika saya terpilih nanti, saya akan dorong pemerintah untuk turun ke wilayah ini dan mengembangkannya," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved