MK harus buktikan sebagai wakil Tuhan yang adil
Jum'at, 15 November 2013 - 12:24 WIB
MK harus buktikan sebagai wakil Tuhan yang adil
A
A
A
Sindonews.com - Kasus dugaan suap yang melibatkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dinilai telah melunturkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan konstitusi itu.
Kericuhan yang terjadi saat sidang pembacaan amar putusan PHPU Maluku di institusi yang kini dipimpin Hamdan Zoelva pada Kamis, 14 November 2013, dinilai akumulasi kekecewaan publik.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Center for Analysis Research and Development (CARE) Jen Zuldi menegaskan, agar hal serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang para hakim MK harus bisa mengembalikan kepercayaan publik dengan menunjukkan bahwa lembaga itu sebagai wakil Tuhan yang bisa memberikan keadilan.
"Ini tugas berat Pak Hamdan dan hakim lainnya untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap MK," tegas Jen kepada SINDO, Jumat (15/11/2013).
Menurut dia, memang berat untuk mengembalikan kepercayaan publik itu, karena kasus yang menjerat Akil Mochtar menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
"Dengan perlahan-lahan itu bisa dikembalikan, dengan syarat harus tunjukkan keadilan kepada masyarakat," ujarnya.
MK evaluasi sistem keamanan ruang sidang
Kericuhan yang terjadi saat sidang pembacaan amar putusan PHPU Maluku di institusi yang kini dipimpin Hamdan Zoelva pada Kamis, 14 November 2013, dinilai akumulasi kekecewaan publik.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Center for Analysis Research and Development (CARE) Jen Zuldi menegaskan, agar hal serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang para hakim MK harus bisa mengembalikan kepercayaan publik dengan menunjukkan bahwa lembaga itu sebagai wakil Tuhan yang bisa memberikan keadilan.
"Ini tugas berat Pak Hamdan dan hakim lainnya untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap MK," tegas Jen kepada SINDO, Jumat (15/11/2013).
Menurut dia, memang berat untuk mengembalikan kepercayaan publik itu, karena kasus yang menjerat Akil Mochtar menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
"Dengan perlahan-lahan itu bisa dikembalikan, dengan syarat harus tunjukkan keadilan kepada masyarakat," ujarnya.
MK evaluasi sistem keamanan ruang sidang
(lal)