Akil tak mau disalahkan penyebab kericuhan di MK

Kamis, 14 November 2013 - 18:17 WIB
Akil tak mau disalahkan...
Akil tak mau disalahkan penyebab kericuhan di MK
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar melalui kuasa hukumnya Tamsil Sjoekoer menyatakan, tidak sependapat jika kerusuhan di MK akibat buntut kasus suap yang diduga melibatkan Akil.

Dia beralasan, semua keputusan yang melibatkan Akil tidak dibuat sendiri. Menurutnya, setiap keputusan di MK harus dihormati oleh semua pihak.

"Ya kalau kita tidak sependapat, apapun harus menghormati putusan, putusan bukan dibuat pribadi Pak Akil dan tentu setiap putusan ada dasar hukum," kata Tamsil saat dihubungi Sindonews, Kamis (14/11/2013).

Dia menjelaskan, jika melihat kerusuhan yang sering terjadi saat pemilukada sebenarnya masih belum siap berdemokrasi. Seharusnya, setiap pemimpin atau pasangan calon harus bertanggung jawab dan bisa mengendalikan masa pendukungnya.

"Kalau kita lihat dari peristwa pemilukada-pemilukada, sebenarnya belum siap berdemokrasi. Belum siap kalau kalah, masih mencari kesalahan, pemimpinnya harus siap dan harus bertanggung jawab," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, putusan sengketa Pemilukada Provinsi Maluku di Gedung Mahkamah Konstitusi berakhir ricuh. Puluhan pendukung salah satu calon pasangan gubernur dan wakil gubernur merangsek masuk ke ruang sidang dan nyaris menghajar majelis hakim.

Kericuhan terjadi sekira pukul 11.30 WIB, Kamis (14/11/2013) siang. Dari pantauan di lapangan, kerusuhan bermula saat beberapa pendukung sebuah pasangan calon berteriak-teriak di luar ruang sidang, Lantai 2, Gedung MK.

Kericuhan tersebut terjadi saat majelis hakim konstitusi menggelar sidang putusan sengketa ulang Pemilukada Provinsi Maluku.

Hanya beberapa menit, puluhan massa merangsek masuk ke ruang sidang. Mereka pun mengejar majelis hakim. Para majelis hakim pun berlarian mengamankan diri masing-masing lewat pintu belakang. Sayangnya, pihak aparat kepolisian di Gedung MK hanya sedikit. Aparat nampak tak bisa berbuat apa-apa.

Baca berita:
Polri duga ada provokator dikericuhan MK
(kri)
Berita Terkait
Pengukuran Aset Negara...
Pengukuran Aset Negara di Enrekang Sempat Diwarnai Kericuhan
Musda AMPI Sulsel Deadlock,...
Musda AMPI Sulsel Deadlock, DPP Segera Tunjuk Pelaksana Tugas
Viral Pertandingan Futsal...
Viral Pertandingan Futsal Pelajar Ricuh di Bekasi, Polisi Ungkap Penyebabnya
Kericuhan di Posko Penyekatan...
Kericuhan di Posko Penyekatan Suramadu, Ini Penyebabnya
Vaksinasi Massal di...
Vaksinasi Massal di Tempat Wisata Alam Mayang Pekanbaru Ricuh Peserta Pukul Petugas
Pangdam Jaya Duga Kelompok...
Pangdam Jaya Duga Kelompok Anarko di Balik Kericuhan di Jakarta
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved