KPK semakin menunjukkan politisnya

Rabu, 13 November 2013 - 09:05 WIB
KPK semakin menunjukkan...
KPK semakin menunjukkan politisnya
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin menunjukkan peran politisnya dalam penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Sport Center Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

"Kita berpikir seperti itu, bahwa dua hal, apakah KPK murni sebagai penegak hukum tanpa tercampur muatan politik, apalagi ini sebuah pesanan dari penguasa untuk menghancurkan lawan politiknya. jangan sampai KPK betul-betul menjadi alat politik," ujar pengamat hukum pidana dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf saat berbincang dengan Sindonews, Rabu (13/11/2013).

Kedua, kata dia, apakah benar uang yang disita KPK terkait dengan kasus Hambalang. Menurutnya terkesan dipaksakan penggeledahan KPK di rumah Anas, sehingga publik menilai KPK terlalu memaksakan diri mencari barang bukti di rumah mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu, meski KPK beralasan melakukan penggeledahan terkait istri Anas, Athiyya Laila, yang pernah menjabat sebagai Komisaris PT Dutasari Citra Laras.

KPK beralasan mencari jejak Direktur Utama PT Dutasari Citra Laras Mahfud Suroso di rumah yang dihuni Anas dan Athiyya tersebut. Sehingga penggeledahan dilakukan di rumah tersebut.

Penggeledahan di rumah salah satu tersangka Hambalang itu berlangsung sangat lama yakni sebelas jam. KPK menyita sejumlah dokumen dan uang kas milik Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang dibentuk Anas belum lama ini.

KPK juga menyita paspor milik istri mantan anggota Komisi X DPR itu, padahal Athiyya masih berstatus sebagai saksi hingga saat ini.

Hal-hal yang menunjukkan pada menurunnya kredibilitas KPK semakin tampak terlihat, dia mengharapkan KPK dapat menjalankan kaidah penegakan hukum dalam menangani kasus Hambalang. Asep menyayangkan jika kredibilitas lembaga independen antikorupsi itu menjadi tidak dipercaya publik seperti halnya Polri dan Kejaksaan.

"apakah sudah harus sampai hal demikian yang notabene masyarakat juga meragukan. Itu yang kita khawatir, pertama KPK menjadi alat kekuasaan yang potensial menyerang lawan penguasa," ujar Asep.

Korupsi Hambalang, KPK urung periksa SBY dan Ibas
(lal)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved