Terkait mobil dinas, DPR nilai Bawaslu tak etis

Selasa, 12 November 2013 - 17:50 WIB
Terkait mobil dinas,...
Terkait mobil dinas, DPR nilai Bawaslu tak etis
A A A
Sindonews.com - Pembelian empat mobil dinas seharga ratusan juta rupiah yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dinilai tak etis. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR, Arif Wibowo.

"Itu enggak etis, malah beli mobil, buat apa?," kata Arif di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2013).

Ia mengaku heran, di tengah persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2014, Bawaslu justru melakukan pembelian empat mobil dinas yang ditaksir mencapai Rp1,642 miliar.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini pun tak mengetahui persis kapan persetujuan anggaran untuk pembelian mobil tersebut. "Saya tidak ingat persis anggaran itu, tetapi tidak perlu itu. Tidak etis, kurang pantas lah," tuntasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, untuk meningkatkan kinerja komisioner Bawaslu, mereka membelikan empat buah mobil itu yakni, satu mobil merk Toyota Camry dan tiga buah mobil bermerk Honda CRV, negara harus mengeluarkan biaya ditaksir mencapai Rp1,642 miliar.

Menurut Sekretariat Jenderal (Setjen) Bawaslu, Gunawan Suswantoro, empat mobil dinas tersebut sebagai pengganti mobil lama yang bakal dipakai komisioner Bawaslu. "Camry itu harganya Rp466 juta per unit mobil. CRV Rp392 juta satu mobil, kali saja tiga. Kalikan saja jumlahnya, saya enggak terlalu hafal," kata Gunawan, di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin 11 November 2013.

Sementara itu, Gunawan mengatakan, mobil dinas komisioner Bawaslu telah berumur delapan tahun, sehingga mengganggu untuk menjalankan aktivitas tugas kedinasannya. Kata Gunawan, kondisi mobil dinas lama sering mogok bahkan, pernah terjadi kecelakaan.

Dia menjelaskan, mobil-mobil tersebut dibeli sejak tahun 2008 lalu. "Intinya itu dalam rangka meningkatkan kinerja, beliau ini kita putuskan untuk pembelian mobil ini diperuntukan untuk komisioner," ujarnya.

Selain itu, empat buah mobil tersebut sudah lama diajukan kesekjenan Bawaslu. Biaya anggarannya pun sudah masuk dalam nota anggaran 2012. "Di Dipa (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) per tanggal 1 Januari 2013," ungkap Gunawan. ‬

Berita terkait:
Fasilitas mobil dinas Bawaslu capai Rp1,6 M.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved