KPU jamin tak manipulasi data pemilih

Jum'at, 08 November 2013 - 09:50 WIB
KPU jamin tak manipulasi...
KPU jamin tak manipulasi data pemilih
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku terus memperbaiki 10,4 juta data pemilih bermasalah dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Dari jumlah tersebut, KPU sudah melakukan penyisiran dan pembersihan sekira 3,2 juta pemilih. Mereka antara lain sebagian besar bermasalah dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Bahkan, KPU mengklaim telah menjelaskan kepada unsur kepentingan seperti Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan pengawas Pemilu (Bawaslu), serta partai politik (politik) terkait pemilih bermasalah tersebut.

"Tidak ada unsur-unsur manipulatif dan sebagainya," kata Komisioner KPU, Ferry Rizky Kurniansyah, di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (8/11/2013).

Dikatakan Ferry, transparansi data bermasalah sudah diketahui banyak pihak. Sehingga, KPU dalam melakukan pembersihan data selalu terpantau oleh publik juga kalangan pemantau pemilu.

"Jadi sebenarnya tidak ada ruang untuk konteks tersebut (manipulasi data)," ujarnya.

Menurut Ferry, pihaknya terus melakukan penyisiran data sebanyak 7,1 juta. Tetapi, data itu diakuinya sudah mulai dilakukan pembersihan pasca tanggal 23 November yakni saat rekapitulasi dan penetapan DPT yang pertama.

"10,4 itu setelah kita kalkulasikan semua kita kompilasi semua ada 3,2 juta yang sudah diupayakan ada NIK-nya di daerah," tambahnya.

Untuk diketahui, KPU akhirnya resmi menetapkan DPT secara nasional untuk pemilu 2014 sebanyak 186.612.225 untuk jumlah pemilih dalam negeri, dan sebanyak 2.010.280 pemilih luar negeri.

KPU menempatkan pemilih laki-laki dengan jumlah pemilih 93.439.610 dan pemilih perempuan dengan jumlah pemilih 93.172.645. Sementara, pemilih tersebut tersebar di 454.778 tempat pemungutan suara (TPS) terbagi di 81.034 desa atau kelurahan.

Baca berita:
DPT bermasalah diduga permainan parpol penguasa
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved