Sutarman ditagih penuhi janjinya benahi perilaku anggota Polri
Kamis, 07 November 2013 - 11:36 WIB
Sutarman ditagih penuhi janjinya benahi perilaku anggota Polri
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) baru Jenderal (Pol) Sutarman diminta penuhi janjinya untuk memulihkan citra Polri.
Maraknya perilaku negatif anggota Polri telah menambah peringkat citra negatif institusi tersebut. Mulai dari oknum polisi mabuk, melakukan penembakan terhadap petugas satuan pengamanan (satpam), beredarnya foto syur anggota Polwan dan tindakan semena-mena.
“Kapolri sudah berjanji saat jalani fit and proper test akan memperbaiki citra Polri agar menjadi polisi yang dicintai masyarakat. Tidak lama setelah dilantik, malah cerita buruk yang kita dengar, ” kata Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo dalam siaran tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (7/11/2013).
Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar ini, meminta agar Sutarman mengambil langkah tegas atas perbuatan yang telah dilakukan anak buahnya itu.
“Jangan sampai terulang terus seperti ini, kepolisian akan semakin kehilangan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam dua pekan terakhir, publik dihebohkan dengan beredarnya foto bugil yang diduga oknum anggota Polri di Bengkulu dan di Wonogiri, Jawa Tengah. Tak lama berselang, publik dihebohkan dengan beredarnya video oknum polisi yang mabuk dan membuat keributan di pesta pernikahan di Majalengka, Jawa Barat.
Terbaru, pada 5 November 2013, seorang oknum anggota Brimob menembak mati seorang satpam di Taman Palem, Jakarta Barat hanya karena masalah sepele, yaitu tidak diberikan hormat.
Sementara di Manado, dikabarkan 16 anggota Sabhara Polri menganiaya dua orang saksi yang sedang diperiksa di ruang Reskim Unit VI Polresta Manado. Saat ini ke-16 anggota Polri tersebut sedang diperiksa Propam Polda Sulawesi Utara.
Berita anggota Brimob tembak Satpam.
Maraknya perilaku negatif anggota Polri telah menambah peringkat citra negatif institusi tersebut. Mulai dari oknum polisi mabuk, melakukan penembakan terhadap petugas satuan pengamanan (satpam), beredarnya foto syur anggota Polwan dan tindakan semena-mena.
“Kapolri sudah berjanji saat jalani fit and proper test akan memperbaiki citra Polri agar menjadi polisi yang dicintai masyarakat. Tidak lama setelah dilantik, malah cerita buruk yang kita dengar, ” kata Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo dalam siaran tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (7/11/2013).
Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar ini, meminta agar Sutarman mengambil langkah tegas atas perbuatan yang telah dilakukan anak buahnya itu.
“Jangan sampai terulang terus seperti ini, kepolisian akan semakin kehilangan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam dua pekan terakhir, publik dihebohkan dengan beredarnya foto bugil yang diduga oknum anggota Polri di Bengkulu dan di Wonogiri, Jawa Tengah. Tak lama berselang, publik dihebohkan dengan beredarnya video oknum polisi yang mabuk dan membuat keributan di pesta pernikahan di Majalengka, Jawa Barat.
Terbaru, pada 5 November 2013, seorang oknum anggota Brimob menembak mati seorang satpam di Taman Palem, Jakarta Barat hanya karena masalah sepele, yaitu tidak diberikan hormat.
Sementara di Manado, dikabarkan 16 anggota Sabhara Polri menganiaya dua orang saksi yang sedang diperiksa di ruang Reskim Unit VI Polresta Manado. Saat ini ke-16 anggota Polri tersebut sedang diperiksa Propam Polda Sulawesi Utara.
Berita anggota Brimob tembak Satpam.
(kur)