Vonis Fathanah akan pengaruhi vonis LHI

Selasa, 05 November 2013 - 22:31 WIB
Vonis Fathanah akan...
Vonis Fathanah akan pengaruhi vonis LHI
A A A
Sindonews.com - Pakar hukum pidana Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Chairul Huda menilai, vonis terdakwa mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), akan lebih berat dari vonis, terdakwa Ahmad Fathanah.

Hal itu terkait dengan kasus dugaan suap daging sapi impor, di Kementerian Pertanian (Kementan), yang melibatkan Luthfi Hasan dan Fathanah.

Chairul Huda menyatakan, vonis pidana 14 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan penjara untuk Fathanah sudah cukup. Karena yang bersangkutan hanya kurir dari terdakwa Luthfi Hasan.

Menurutnya, yang melakukan korupsi sebenarnya adalah Luthfi Hasan. Apalagi Fathanah bukan pegawai negeri sipil (PNS) atau penyelenggara negara.

"Jadi menurut saya majelis hakim telah cukup adil dalam menentukan vonnis tersebut. Dengan putusan ini, sebenarnya juga telah menyatakan bersalah LHI. Saya prediksi vonis LHI akan sedikit lebih berat dari Fathanah," kata Chairul kepada KORAN SINDO di Jakarta, Selasa (5/11/13).

Dia menyatakan, kesulitan utama dalam penyitaan aset TPPU yang tidak senilai dengan pencucian uang Fathanah adalah Fathanah bukan PNS atau penyelenggara negara. Jadi tidak ada acuan untuk asetnya.

Menurutnya, kalau penyelenggara negara ada laporan harta kekayaan yang bersangkutan yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Selisih dari yang disita dengan yang dilaporkan (ke KPK) itu yang harus dibuktikan sebagai bukan hasil kejahatan," bebernya.

Dalam hal ini lanjutnya, karena yang dipandang terbukti korupsi Fathanah berkenaan impor sapi, maka hanya harta terkait hal itu yang dipandang terbukti disamarkan atau disembunyikan.

Jadi menurutnya, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kesulitan mencari dasar pembuktian sisa kekayaan Fathanah di luar yang terkait kuota impor daging sapi. "Menurut saya jaksa KPK tidak perlu banding, karena aktor utamanya bukan Fathanah, tetapi LHI," tandasnya.

Berita terkait:
Ahmad Fathanah divonis 14 tahun penjara, denda Rp1 M
(maf)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved