KPK mulai dalami dolar milik Rudi Rubiandini
Jum'at, 01 November 2013 - 12:22 WIB
KPK mulai dalami dolar milik Rudi Rubiandini
A
A
A
Sindonews.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus suap di lingkungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
Kali ini, penyidik KPK mulai mendalami pemberian uang dolar Amerika yang diterima mantan Ketua SKK Migas, Rudi Rubiandini.
Penyidik hari ini memeriksa lima orang sekaligus sebagai saksi. Mereka adalah lima pegawai di tempat penukaran uang PT Dua Putra Valutama yakni Nurlaila, Sopyan Hadi Wijaya, Sri Hendryati, Ikhsan Rakmatulloh, dan Febri Firmansyah.
"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RR (Rudi Rubiandini)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (1/11/2013).
Seperti diketahui, Rudi Rubiandini diduga menerima suap senilai USD700 ribu dari Simon Gunawan Tanjaya selaku petinggi PT Kernel Oil Pte Ltd. Rudi ditangkap pada Selasa 12 Agustus 2013 malam, seusai menerima uang sebesar USD400 ribu. Uang itu merupakan yang kedua kali diberikan kepada Rudi.
Belakangan, KPK juga menemukan duit dolar AS dan dolar Singapura, dalam penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan di kediaman dan kantor, serta di boks deposit milik Rudi Rubiandini.
Baca berita:
Rudi tuding Deputi SKK Migas lakukan penyimpangan
Kali ini, penyidik KPK mulai mendalami pemberian uang dolar Amerika yang diterima mantan Ketua SKK Migas, Rudi Rubiandini.
Penyidik hari ini memeriksa lima orang sekaligus sebagai saksi. Mereka adalah lima pegawai di tempat penukaran uang PT Dua Putra Valutama yakni Nurlaila, Sopyan Hadi Wijaya, Sri Hendryati, Ikhsan Rakmatulloh, dan Febri Firmansyah.
"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RR (Rudi Rubiandini)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (1/11/2013).
Seperti diketahui, Rudi Rubiandini diduga menerima suap senilai USD700 ribu dari Simon Gunawan Tanjaya selaku petinggi PT Kernel Oil Pte Ltd. Rudi ditangkap pada Selasa 12 Agustus 2013 malam, seusai menerima uang sebesar USD400 ribu. Uang itu merupakan yang kedua kali diberikan kepada Rudi.
Belakangan, KPK juga menemukan duit dolar AS dan dolar Singapura, dalam penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan di kediaman dan kantor, serta di boks deposit milik Rudi Rubiandini.
Baca berita:
Rudi tuding Deputi SKK Migas lakukan penyimpangan
(kri)