Soal NIK pemilih, KPU desak Kemendagri bertindak

Kamis, 31 Oktober 2013 - 09:46 WIB
Soal NIK pemilih, KPU...
Soal NIK pemilih, KPU desak Kemendagri bertindak
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus dikejar waktu perbaikan dan pemutakhiran data pemilih terutama terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK) pemilih yang belum dibersihkan.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan, pihaknya sudah mendesak kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar bertindak cepat terkait masalah itu.

"Sudah. Soal bisa atau tidak dengan waktu yang mepet jangan tanya ke saya, tanya ke Kemendagri," kata Hadar, di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Menurut Hadar, ada sekira 14,17 juta pemilih dari 186 juta pemilih yang sudah dirilis KPU masih terus dilakukan pembersihan data NIK. Tetapi, belum ditemukan padanannya, sehingga hal itu menjadi tugas Kemendagri untuk mengatasinya.

"Kami sudah menemukan sebagian yaitu tujuh juta. Nah jadi itu bisa ditemukan atau memang disimpulkan sebagai masyarakat yang belum punya NIK," ujarnya.

Sebelumnya, KPU harus menyelesaikan perbaikan dan pemutakhiran data pemilih dengan waktu dua minggu. Salah satu pembersihan data yang harus diselesaikan KPU sebagian besar didominasi permasalah NIK calon pemilih selain juga soal pemilih ganda.

Baca berita:
KPU akui kesulitan perbaiki data pemilih
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved