Sukseskan BPJS, Kemenkes RI kembalikan peran perkesmas

Rabu, 30 Oktober 2013 - 15:15 WIB
Sukseskan BPJS, Kemenkes...
Sukseskan BPJS, Kemenkes RI kembalikan peran perkesmas
A A A
Sindonews.com - Kementerian Kesehatan RI tengah berupaya mengembalikan peran perawat kesehatan masyarakat (perkesmas) yang ada di puskesmas. Hal tersebut dilakukan, karena tugas perkesmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dinilai efektif menyukseskan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

"Mulai 1 Januari 2014, Sistem Jaminan Sosial Nasional Kesehatan oleh BPJS dilaksanakan. Di sinilah perkesmas mampu berperan sebagai penopang dan pendorong program BPJS, dengan menjamin kesehatan masyarakat. Dengan peran pemantauan langsung ke tempat tinggal masyarakat, perkesmas tentu mampu membantu kesembuhan yang sedang sakit, mencegah yang sehat agar tidak sakit sekaligus mensosialisasikan program BPJS," ujar Wakil Menteri Kesehatan Prof Dr Ali Ghufron Mukti, Rabu (30/10/2013).

Ghufron mengaku, pihaknya menyadari masih minimnya jumlah tenaga perkesmas di Indonesia. Karenanya, pihaknya tengah melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.

"Namun, bagi puskesmas yang telah mengantongi izin sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), diperbolehkan merekrut tenaga perkesmas sesuai dengan kebutuhan," imbuhnya.

Sedangkan untuk fasilitas penunjang kinerja perkesmas, puskesmas maupun instansi kesehatan lainnya bisa mengajukan surat pengadaan pada Kemenkes RI.

Menurutnya, Kemenkes telah menganggarkan Rp3 triliun khusus infrastruktur kesehatan. Angka tersebut memang masih jauh dari kebutuhan sebenarnya, yang mencapai Rp27triliun.

"Kami menyadari untuk sarana dan prasarana jelas masih kurang. Karenanya kami membuka kesempatan pengajuan pengadaan fasilitas kesehatan. Ini upaya kami untuk terus secara bertahap memenuhi sarana prasarana kesehatan," ungkapnya.

Ke depannya, lanjut Ghufron, peran perkesmas pun akan dikembangkan tidak hanya di puskesmas tapi juga di rumah sakit dan instansi kesehatan lainnya.

Klik si dini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved