KPK sebut TPPU Alkes Banten & Tangsel masih Jauh

Selasa, 29 Oktober 2013 - 06:00 WIB
KPK sebut TPPU Alkes...
KPK sebut TPPU Alkes Banten & Tangsel masih Jauh
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut dugaan korupsi dan tindak pidana pencuciang uang (TPPU) masih terlalu jauh, untuk diterapkan dalam proyek pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) tahun anggaran 2010-2012, di Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Provinsi Banten.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP menyatakan, terkait Alkes Tangsel dan Banten tidak serta kemudian dimasukann ke TPPU. Karena proyek alkes masih penyelidikan.

Dia mengaku belum mengetahui apa defenisi PPATK yang menyimpulkan, bahwa langsung bisa dikenakan dugaan tipikor dan TPPU. Johan juga belum mengetahui soal laporan hasil analisis (LHA) transaksi mencurigakan, terkait kasus Alkes Tangsel dan Banten.

"Kalau kesimpulan alkes itu TPPU masih jauh. Saya enggak tahu LHA seperti apa, rekening siapa. LHA itu kan terkait rekening seseorang atau perusahaan. Saya tidak membantah atau benarkan," ujar Johan saat dikonfirmasi SINDO di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 28 Oktober 2013, malam.

"Dicek dulu apakah berkaitan dengan TCW atau tidak. Kalau AM, kan LHA-nya sudah dan dikonfirmasi penyidik," sambung Johan.

Dia melanjutkan, penyelidikan terhadap proyek Alkes Tangsel dan Banten itu tentu untuk memastikan, ada tidaknya dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam proyek tersebut.

Jika kemudian sudah ditemukan dugaan tipikornya, lanjut Johan, tentu akan dinaikan ke tingkat penyidikan, disertai dua alat bukti yang cukup dan tentu saja sudah ada tersangkanya.

Tetapi, kata dia, untuk sekarang belum ada kesimpulan soal tersangka dalam dua proyek tersebut. "Belum ada kesimpulan pihak-pihak yang dimintai pertanggung jawaban secara hukum, sampai hari ini. Kalau kemudian ditemukan dua alat bukti yang cukup, tentu ada tersangkanya dong. Tapi KPK tidak mengarah-arahkan," tandasnya.

Klik di sini untuk beirta alkes.
(stb)
Berita Terkait
Menkumham Serahkan 1.000...
Menkumham Serahkan 1.000 Paket Sembako-Alkes Buatan Napi
Kejari Tanggamus Tetapkan...
Kejari Tanggamus Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Alkes RSUD Batin Mangunang
Korupsi Alkes Banten...
Korupsi Alkes Banten dan TPPU, Wawan Dituntut 6 Tahun Penjara
Kasus Korupsi Alkes,...
Kasus Korupsi Alkes, Tubagus Chaeri Wardana Divonis Empat Tahun Penjara
Wawan: Saya jadi Pengusaha...
Wawan: Saya jadi Pengusaha Sebelum Atut Jadi Gubernur Banten
Bantu Tangani COVID-19,...
Bantu Tangani COVID-19, Merck Salurkan Alkes dan Ambulans
Berita Terkini
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved