Deteksi HIV/AIDS, pemerintah pantau RS & Puskesmas

Selasa, 29 Oktober 2013 - 00:11 WIB
Deteksi HIV/AIDS, pemerintah...
Deteksi HIV/AIDS, pemerintah pantau RS & Puskesmas
A A A
Sindonews.com - Meningkatnya akses masyarakat terhadap informasi dan pelayanan kesehatan melalui website Kemenkes, diharapkan dapat mencapai getting to zero agar tidak ada lagi kasus baru dikarenakan Human Immunodeficiency Virus (HIV) Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Data dan Informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Oscar Primadi. Menurutnya, pemerintah mendukung dengan mempersiapkan pelayanan di Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas di tiap provinsi, baik dalam tenaga kesehatan dan juga pelayanan.

Selain itu, Kemenkes terus memperbarui data terbaru terkait dengan HIV/AIDS. “Kita sudah siapkan tenaganya, sampai pada kesehatan dasar. Kita pantau rumah sakit dan Puskesmas melalui laporan akhir yang mereka berikan,” kata Oscar, saat ditemui di kantor Kemenkes, di Jakarta, Senin 28 Oktober 2013.

Oscar mengatakan, saat ini pemerintah belum mempunyai data pasti terkait pelayanan dasar yang dapat memberikan pelayanan HIV/AIDS. Untuk itu pemerintah akan lakukan pemetaan berbasis geografis mencakup di luar Jawa. “Mungkin ada 50 persen dari 9000-an Puskesmas di Indonesia yang dapat memberikan pelayanan HIV dan AIDS,” ucap dia.

Kepala Pusat Promosi Kesehatan dari Kemenkes Lily S Sulistyowati mengatakan, sebagian besar penderita HIV/AIDS mengenai pada kelompok usia muda atau kelompok usia produktif 25-49 tahun. Pada periode April 2013 terdapat infeksi baru pada usia 25-49 tahun sebanyak 70,7 persen dan kasus AIDS baru pada usia 30-39 tahun.

Pada data Riset Kesehatan Dasar (Riskiesdas) tahun 2010, pada usia 15-24 tahun hanya 11,4 persen yang memiliki pengatahuan benar dan komperhensif mengenai HIV/AIDS. “Kita menargetkan pada 2014 mencapai 95 persen pada usia 15-24 tahun dalam meningkatkan pencegahan dan pengendalian penyakit HIV/AIDS,” pungkasnya.

Berita terkait:
AIDS digital permudah akses informasi bagi ODHA.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Infografis
Israel Paksa Tim Medis...
Israel Paksa Tim Medis Indonesia Keluar dari RS Kamal Adwan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved