Butuh peran pemerintah, untuk terapkan nanoteknologi
Sabtu, 26 Oktober 2013 - 21:04 WIB
Butuh peran pemerintah, untuk terapkan nanoteknologi
A
A
A
Sindonews.com - Rektor UP Edie Toet Hendratno mengatakan, perlu peran negara dalam mengembangkan nanoteknologi farmasi. Karena biaya yang dikeluarkan untuk investasi di bidang tersebut sangat besar.
"Untuk pembuatan laboratorium nanoteknologi dibutuhkan dana sekitar Rp1 triliun sampai Rp2 triliun," katanya, pada seminar internasional 'Biopolymeric Micro/nanoparticles for Drug and Protein Delivery, di Fakultas Farmasi Universitas Pancasila (FF UP), Jakarta, Sabtu (26/10/2013).
Menurut dia, Indonesia harus mengikuti perkembangan nanoteknologi farmasi. Karena saat ini negara-negara lain sudah mengembangkannya jauh lebih maju.
"Kalau kita tidak mengembangkan, maka akan jauh tertinggal dengan negara-negara lain," ujarnya.
Klik di sini untuk berita terkait.
"Untuk pembuatan laboratorium nanoteknologi dibutuhkan dana sekitar Rp1 triliun sampai Rp2 triliun," katanya, pada seminar internasional 'Biopolymeric Micro/nanoparticles for Drug and Protein Delivery, di Fakultas Farmasi Universitas Pancasila (FF UP), Jakarta, Sabtu (26/10/2013).
Menurut dia, Indonesia harus mengikuti perkembangan nanoteknologi farmasi. Karena saat ini negara-negara lain sudah mengembangkannya jauh lebih maju.
"Kalau kita tidak mengembangkan, maka akan jauh tertinggal dengan negara-negara lain," ujarnya.
Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)