Pasek terganggu dengan SMS yang diduga dari SBY
Jum'at, 25 Oktober 2013 - 15:11 WIB
Pasek terganggu dengan SMS yang diduga dari SBY
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika merasa terganggu, dengan pesan singkat atau short message service (SMS) yang diduga dikirimkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), untuk petinggi Partai Demokrat.
"Saya keberatan isi SMS yang kedua. Bagi saya pernyataan kedua ini sangat mengganggu saya, dan cara berpikir dan integritas saya," kata Pasek di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (25/10/2013).
Menurutnya, dalam pesan itu disebut seolah-olah kalau dirinya ikut berperan dalam kabar penculikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Subur Budhisantoso, oleh Badan Intelijen Negara (BIN).
Namun, dirinya meyakini kalau hal tersebut bukan keinginan SBY. Namun karena mendapat bisikan dari orang-orang di sekitarnya. Pasek menegaskan, tak pernah melakukan hal tersebut.
"Ini sudah setengah menuduh. Tapi, ada bahasa mendengar, berarti kan ada pembisik. Karena ini sudah jadi konsumsi publik, saya sedang pertimbangkan matang-matang, akan menempuh jalur hukum atau tidak," ungkapnya.
"Saya harapkan teman-teman media bisa bantu mencari siapa yang membisiki Pak SBY ini. Kalau saya tahu siapa orangnya, pasti saya hadapi orangnya," sabungnya kesal.
Baca juga SMS SBY beredar.
"Saya keberatan isi SMS yang kedua. Bagi saya pernyataan kedua ini sangat mengganggu saya, dan cara berpikir dan integritas saya," kata Pasek di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (25/10/2013).
Menurutnya, dalam pesan itu disebut seolah-olah kalau dirinya ikut berperan dalam kabar penculikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Subur Budhisantoso, oleh Badan Intelijen Negara (BIN).
Namun, dirinya meyakini kalau hal tersebut bukan keinginan SBY. Namun karena mendapat bisikan dari orang-orang di sekitarnya. Pasek menegaskan, tak pernah melakukan hal tersebut.
"Ini sudah setengah menuduh. Tapi, ada bahasa mendengar, berarti kan ada pembisik. Karena ini sudah jadi konsumsi publik, saya sedang pertimbangkan matang-matang, akan menempuh jalur hukum atau tidak," ungkapnya.
"Saya harapkan teman-teman media bisa bantu mencari siapa yang membisiki Pak SBY ini. Kalau saya tahu siapa orangnya, pasti saya hadapi orangnya," sabungnya kesal.
Baca juga SMS SBY beredar.
(stb)