Kemanag klaim penyelenggaran haji 2013 lancar
Kamis, 24 Oktober 2013 - 23:58 WIB
Kemanag klaim penyelenggaran haji 2013 lancar
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Agama (Kemenag) mengklaim penyelenggaran ibadah haji 2013 tidak mengalami kendala yang berarti. Hal ini dilihat pada perjalanan haji ketika perjalanan wukuf di Arafah dan satu hari sebelumnya.
"Wukuf ke Arafah berjalan lancar tidak seperti tahun lalu. Pelemparan jumroh juga lancar," ucap Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali saat ditemui di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (24/10/2013).
Selain itu, kata dia, disediakan tempat tawaf khusus untuk lansia dan pengguna kursi roda yang dapat dilakukan oleh 700 jemaah per jam.
Peningkatan lainnya ialah pelayanan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi dengan menambahkan toilet bertingkat, walaupun belum seluruhnya. Serta peningkatan kualitas pelayanan bus. Namun, Menag menegaskan dua hal yang haris ditingkatkan kualitasnya yaitu perumahan dan katering.
Menurut dia, masih ada perumahan yang kualitasnya memadai. Untuk itu, pada tahun ini juga akan diperintahkan kepada panitia perumahan haji untuk membuatkan katalog di Mekkah baik yang sudah disewa, di tolak dan belum pernah disewa.
"Kita minta database agar lebih mudah bekerjanya. Selain harga, letak rumah dan kualitasnya juga akan dilist sejarah rumah tersebut," katanya.
Bukan hanya itu, walaupun dalam penyedian makanan tidak ada permasalahan berarti, namun tahun depan Kemenag akan tetap melakukan pengetatan. Peningkatan kualitas makanan dan penyedianya juga akan diperbaiki.
"Bayangkan sebuah perusaan minimum membuatkan makanan untuk 5.000 ribu jemaah untuk tiga kali makan dalam sehari. Maka hal tersebut tergantung dari kekuatan katering dalam memasak. Tidak terjadi kasus khusus seperti diare atau makanan yang basi. Tidak ada kasus yang menonjol," tegas dia.
Baca berita:
Ini upaya pemerintah untuk pelayanan kesehatan haji
"Wukuf ke Arafah berjalan lancar tidak seperti tahun lalu. Pelemparan jumroh juga lancar," ucap Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali saat ditemui di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (24/10/2013).
Selain itu, kata dia, disediakan tempat tawaf khusus untuk lansia dan pengguna kursi roda yang dapat dilakukan oleh 700 jemaah per jam.
Peningkatan lainnya ialah pelayanan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi dengan menambahkan toilet bertingkat, walaupun belum seluruhnya. Serta peningkatan kualitas pelayanan bus. Namun, Menag menegaskan dua hal yang haris ditingkatkan kualitasnya yaitu perumahan dan katering.
Menurut dia, masih ada perumahan yang kualitasnya memadai. Untuk itu, pada tahun ini juga akan diperintahkan kepada panitia perumahan haji untuk membuatkan katalog di Mekkah baik yang sudah disewa, di tolak dan belum pernah disewa.
"Kita minta database agar lebih mudah bekerjanya. Selain harga, letak rumah dan kualitasnya juga akan dilist sejarah rumah tersebut," katanya.
Bukan hanya itu, walaupun dalam penyedian makanan tidak ada permasalahan berarti, namun tahun depan Kemenag akan tetap melakukan pengetatan. Peningkatan kualitas makanan dan penyedianya juga akan diperbaiki.
"Bayangkan sebuah perusaan minimum membuatkan makanan untuk 5.000 ribu jemaah untuk tiga kali makan dalam sehari. Maka hal tersebut tergantung dari kekuatan katering dalam memasak. Tidak terjadi kasus khusus seperti diare atau makanan yang basi. Tidak ada kasus yang menonjol," tegas dia.
Baca berita:
Ini upaya pemerintah untuk pelayanan kesehatan haji
(kri)