Membangun peradaban umat melalui perguruan tinggi Muhammadiyah

Kamis, 24 Oktober 2013 - 21:09 WIB
Membangun peradaban...
Membangun peradaban umat melalui perguruan tinggi Muhammadiyah
A A A
Sindonews.com - Keberadaan perguruan tinggi Muhammadiyah dinilai sangat penting dalam perkembangan zaman pada saat ini. Muhammadiyah tersebut ikut berperan aktif dalam membangun peradaban umat.

Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Malik Fadjar dalam Seminar Dies Natalis ke-55 Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kamis (24/10/2013) siang.

Malik menyebutkan generasi yang dihasilkan dalam perguruan tingi Muhammadiyah sangat kompleks dan sangat berkarakter sehingga sangat sesuai dengan perkembangan zaman yang ada saat ini.

Selain itu Mantan Menteri Pendidikan itu juga menyebutkan Sumber Daya Manusia yang dihasilkan oleh perguruan tinggi Muhammadiyah rata-rata cukup profesional, sehingga bisa menempati posisi strategis dalam dunia kerja yang ada saat ini.

“Jumlah perguruan tinggi Muhammadiyah sangatlah banyak, mulai dari Aceh hingga Papua, semua ada dan menjadi sebuah kekuatan tersendiri untuk membangun karakter bangsa yang semakin bermartabat,” ucapnya.

Lebih jauh, pihaknya menyebutkan sejak awal berdiri Muhammadiyah sudah memiliki komitmen yang cukup kuat untuk membangun bangsa. Selain itu, lembaga pendidikan Muhammadiyah memberikan kesempatan yang sama kepada siapa saja untuk masuk dalam lembaga tersebut tanpa terkecuali.

“Ya Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan, dahulu berharap mewujudkan Islam yang asli dan merangkul seluruh kaum yang ada tanpa terkecuali. Saya juga berharap di ulang tahun UMS ini semoga menjadi lebih bermartabat dan lebih berkontribusi untuk meningkatkan peradaban umat,” ucapnya.

Sementara itu pemateri lain, Adian Husaini menyebutkan pendidikan Islam yang diusung perguruan tinggi Muhammadiyah mampu membentuk generasi yang bermartabat. Sebab, dengan nilai keislaman bisa menghasilkan ilmuan-ilmuan bijak yang sesuai dengan tujuan Islam.

Baca berita:
Demi akurasi, Kemendikbud terus perbarui Dapodik
(kri)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved