Rapat pleno DPT KPU dihujani interupsi parpol

Rabu, 23 Oktober 2013 - 17:12 WIB
Rapat pleno DPT KPU...
Rapat pleno DPT KPU dihujani interupsi parpol
A A A
Sindonews.com - Rapat pleno terbuka penetapan dan pengumuman daftar pemilih tetap (DPT), dihujani interupsi dari partai politik.

Bahkan, interupsi juga datang dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang menyampaikan beberapa item rekomendasi, karena tidak setuju dengan DPT yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Perwakilan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Arif Wibowo mengatakan, dalam presentasi DPT seharusnya setiap peserta dari partai politik mendapatkan salinan foto copy, tentang hasil rekapitulasi DPT secara menyeluruh.

Sehingga, semua peserta bisa menyimak setiap data jumlah pemilih. "Kami menyarankan kepada KPU untuk memberikan hasil dalam bentuk catatan, sehingga tidak bingung bagi kami yang mendengarkan. Ini terus terang, kami semua bingung apa yang disampaikan pimpinan," kata Hasto, di ruang rapat KPU, Jakarta, Rabu (23/10/2013).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Fernita Darwis mengatakan, harusnya Pimpinan KPU menyampaikan data DPT secara rinci tidak secara total. Sehingga, kata dia, jelas untuk membandingkan antara data yang dimiliki partai dengan data KPU.

"KPU seharusnya menyampaikan item per item, tidak secara menyeluruh, langsung total ditingkat kabupaten/kota," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan, pihaknya menemukan banyak perbedaan antara daftar pemilih yang masuk dalam sistem daftar pemilih (Sidalih), dengan temuan di lapangan seperti tingkat kabupaten/kota. "Bawaslu temukan perbedaan daftar pemilih di Sidalih, dengan KPU kabupaten/kota," ucapnya.

Dari pantauan Sindonews, hampir semua perwakilan partai politik masih meragukan DPT yang dimiliki KPU. Sehingga, sampai berita ini diturunkan, partai politik menghendaki untuk penundaan pengumuman DPT.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
Jika Debat Cawapres...
Jika Debat Cawapres Ditiadakan, KPU Terkesan Bela Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved