Kerja sama KPU-Lemsaneg terus dicurigai

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 19:09 WIB
Kerja sama KPU-Lemsaneg...
Kerja sama KPU-Lemsaneg terus dicurigai
A A A
Sindonews.com - Kritik atas kerja sama yang dibangun oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) terkait pengamanan data pemilu 2014, terus mengalir.

Banyak pihak yang mencurigai kerja sama tersebut. Termasuk Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Prof Tjipta Lesmana. Tjipta bahkan menganggap ide kerja sama tersebut merupakan ide yang bodoh.

"Tiba-tiba ada kerjasama antara KPU dengan Lemsaneg, itu ide yang super goblok," ujar Tjipta dalam acara dialog kebangsaan yang diselenggarakan RRI dengan tema 'Mewujudkan Pemilu 2014 yang Aman dan Demokratis' di D'Cost, Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2013).

Menurutnya, kerja sama tersebut tak sepatutnya dilakukan oleh KPU dengan Lemsaneg. "Data pemilu itu rahasia. Kok dilibatkan Lemsaneg. Ada apa ini. Lemsaneg itu di bawah pemerintah," cetusnya.

Sebelumnya, banyak pihak telah menyatakan penolakan terhadap kerja sama KPU dengan Lemsaneg. Bahkan Komisi II DPR akan menggelar rapat bersama dengan Komisi I DPR RI untuk menentukan keputusan kerja sama tersebut.

Rapat gabungan ini juga akan diikuti oleh KPU, Lemsaneg, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 24 Oktober 2013. Rapat ini gabungan terpaksa diadakan karena banyaknya penolakan kerja sama kedua lembaga tersebut.

KPU sendiri telah jauh hari mengklarifikasi kecurigaan banyak pihak. Menurut KPU, Lemsaneg hanya mengamankan data yang diperoleh agar tetap aman dari lapangan sampai ke KPU. Sementara data itu sendiri hanya bisa diakses oleh KPU.

Baca juga:

KPU: Lemsaneg tak masuk subtansi data pemilu
Bahas MoU KPU-Lemsaneg, DPR akan rapat gabungan
Pernyataan Bawaslu soal MoU KPU-Lemsaneg
Ini respons KPU soal kritik MoU Lemsaneg
Klarifikasi Lemsaneg soal MoU dengan KPU
(hyk)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved