Politik dinasti akan merusak cita-cita reformasi

Kamis, 17 Oktober 2013 - 04:30 WIB
Politik dinasti akan...
Politik dinasti akan merusak cita-cita reformasi
A A A
Sindonews.com - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Ja'far menilai, politik dinasti merusak rencana besar reformasi birokrasi.

"Kita semua harus mendorong reformasi birokrasi. Birokrasi yang bersih, akuntabel, profesional dan kredibel," katanya kepada Sindonews, Rabu, 16 Oktober 2013.

Dia mengatakan, dinasti politik akan menjadikan birokrasi sebagai alat keserakahan demi membangun politik dinasti yang tidak sehat.

"Birokrasi yang tidak reformatif, akan berdampak pada munculnya budaya nepotisme," ungkapnya.

Dalam konteks dinasti politik, lanjutnya, cenderung menyalah gunakan kekuasaan. Siapa yang mempunyai fasilitas lebih banyak, uang lebih banyak, kekuatan dan pengaruh politik keluarga, itulah yang akan memenangkan pertarungan politik, baik perebutan eksekutif di daerah (pemilukada), pemilu legislatif dan lain-lain.

"Politik dinasti berakibat pada praktik politik yang tidak sehat. Apalagi dengan saling menyalahkan tindakan membangun politik dinasti oleh partai politik tertentu, dan dalam waktu yang hampir bersamaan terjadi saling membantah politik dinasti, yang dilakukan oleh partai tertentu pula," katanya.

"Sehingga akan terjadi saling menjatuhkan, yang berakibat pada rusaknya budaya politik santun yang dimiliki bangsa ini," sambungnya.

Dia menambahkan, politik dinasti sering kali mengabaikan etika politik, dan mengebiri hak politik orang lain. Menempatkan pejabat bukan karena kapasitasnya, tetapi karena kekerabatannya.

"Memberikan posisi politik tertentu kepada kerabat yang tidak mempunyai kompetensi, dan skill yang sesuai dengan jabatannya. Untuk itu, Fraksi PKB menolak adanya politik dinasti dan mendukung penuh di masukkanya klausul yang mengatur tentang larangan politik dinasti, dalam RUU Pilkada yang sedang dibahas panitia kerja (Panja) DPR RI demi menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan bermartabat," imbuhnya.

Baca juga Marwan nilai dinasti politik melanggar kepatutan berpolitik.
(stb)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
Politik Dinasti Dikhawatirkan...
Politik Dinasti Dikhawatirkan Bawa Reformasi ke Titik Nol
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Mimbar Bebas Selamatkan...
Mimbar Bebas Selamatkan Demokrasi
Berita Terkini
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Bupati Kuansing Minta...
Bupati Kuansing Minta Jatah dari 914 Petani terkait Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved