Dinasti SBY lebih berbahaya dibandingkan Atut

Minggu, 13 Oktober 2013 - 12:52 WIB
Dinasti SBY lebih berbahaya...
Dinasti SBY lebih berbahaya dibandingkan Atut
A A A
Sindonews.com - Dinasti kekuasaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kini menguasai pemerintahan pusat, dinilai lebih berbahaya dibandingkan dinasti Ratu Atut Chosiyah yang menguasai pemerintahan Provinsi Banten.

"Terlepas dari kasus yang melilit adik Atut, Saya menilai Atut tidak membangun dinasti. Justru SBY yang membangun dinasti," tegas Direktur Eksekutif Center For Analysis Research And Development (Care) Jen Zuldi, Minggu (14/10/2013).

Menurut Jen bahayanya dinasti SBY bisa dilihat jelas di Partai Demokrat. SBY memimpin partai, sementara anaknya (Edi Baskoro Yudhoyono) menjabat sekretaris jenderal (sekjen), dan masih ada lagi kerabatnya yang menjabat.

Tidak hanya itu, dalam daftar Calon Legislatif (Caleg) Partai Demokrat banyak keluarga Cikeas yang ikut menjadi calon, dan pada umumnya menempati nomor urut satu.

Di lain pihak, Atut dan kerabatnya mengisi berbagai jabatan publik melalui proses demokrasi. Mereka dipilih oleh rakyat, dan tidak berbenturan dengan aturan.

"Saya tidak setuju dengan sebutan dinasti Atut, karena mereka telah menjalankan demokrasi, dan dalam demokrasi tidak akan ada dinasti," tegas Jen.

Dari perbandingan itu sudah jelas mana yang lebih berbahaya. "Sudah barang tentu dalam kepengurusan partai itu berbeda dengan pilkada, artinya jabatan itu bukan dipilih rakyat melainkan kehendak penguasa partai," ujarnya.

Baca juga:
Soal Bunda Putri, SBY tak sadar dirinya presiden

(stb)
(hyk)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
Politik Dinasti Dikhawatirkan...
Politik Dinasti Dikhawatirkan Bawa Reformasi ke Titik Nol
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Mimbar Bebas Selamatkan...
Mimbar Bebas Selamatkan Demokrasi
Berita Terkini
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved