Istilah eligibilitas dalam dunia politik

Kamis, 10 Oktober 2013 - 16:43 WIB
Istilah eligibilitas...
Istilah eligibilitas dalam dunia politik
A A A
Sindonews.com - Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang, istilah popularitas dan elektabilitas menjadi hal yang sering terdengar. Namun, ada istilah baru terkait pilpres tersebut, yakni eligibilitas atau memenuhi syarat untuk jadi calon presiden (capres).

Pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Donny Gahral Adian mengatakan, istilah popularitas dan elektabilitas mulai dimengerti banyak orang. Tetapi, eligibilitas jauh lebih penting juga harus dikenalkan kepada masyarakat.

"Eligibilitas secara sederhana itu mengikuti aturan undang-undang yang berlaku," kata Donny, saat diskusi, di daerah Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2013).

Dikatakan Donny, eligibilitas berlaku bagi capres dari partai manapun. Aturan dalam parliamentary threshold (PT) pencalonan seorang presiden harus memiliki suara minimal 20 persen. Sehingga kata dia, belum tentu calon-calon yang sekarang memiliki popularitas tinggi akan berhasil memenangkan kompetisi tersebut.

Alasannya, kata Donny, elektabilitas atau tingkat kemampuan partai dalam menjaring suara pemilih bakal menentukan sang calon. "Setiap calon itu memiliki masalah, memiliki cara yang lain untuk meningkatkan popularitas. Gaya Prabowo, Ical (Aburizal Bakrie), atau lainnya itu tergantung perolehan suara partai," ujarnya.

Untuk diketahui, jaringan aktivis Pro Demokrasi (Prodem) menyelenggarakan diskusi yang bertajuk Pemilu 2014: Antara Popularitas, Elektabilitas dan Eligibilitas. Dalam diskusi tersebut juga menghadirkan sejumlah politikus partai seperti Tjatur Sapto Edi dari Partai Amanat Nasional (PAN), A Malik Haramain dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasto Kristianto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Sekjen Persatuan Indonesia (Perindo), Ahmad Rofik.

Baca juga berita terkait, survei PDB peserta konvensi belum layak nyapres.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved