Pemerintah tetapkan Idul Adha 15 Oktober

Sabtu, 05 Oktober 2013 - 20:31 WIB
Pemerintah tetapkan...
Pemerintah tetapkan Idul Adha 15 Oktober
A A A
Sindonews.com - Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Idul Adha 2013 jatuh pada Selasa, 15 Oktober 2013. Keputusan ini setelah pemerintah menggelar sidang itsbat penetapan awal bulan Dzulhijah 1434 H.

Rapat penentuan sidang itsbat penetapan awal bulan Dzulhijah ini dipimpin Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Abdul Djamil.

Menurut dia, setelah mendapat laporan dari beberapa titik pemantauan rukyat di Indonesia dan pemaparan tim hisab Kemenag, sudah sesuai kriteria penetapan awal bulan hijriah kriteria imkanur rukyat dua derajat.

Lanjutnya, berdasarkan perhitungan hisab lebih dari 2 derajat sudut elongasi lebih dari tiga derajat dan umur bulan lebih dari delapan jam serta pantauan rukyat yang berhasil melihat hilal, maka diputuskan awal Dzulhijah jatuh pada Minggu, 6 Oktober 2013 dan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Selasa, 15 Oktober 2013.

Berbeda dengan awal Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 1 Syawal. Jatuhnya Hari Raya Idul Adha, Selasa, 15 Oktober 2013, dikarenakan perhitungan Hari Raya Idul Adha jatuh pada 10 Dzulhijah, atau sepuluh hari setelah awal Dzulhijah ditetapkan, yakni 5 Oktober 2013.

"Dengan ditetapkannya Hari Raya Idul Adha jatuh pada Selasa, 15 Oktober 2013 maka sesuai kriteria yang telah disepakati di wilayah MaBInS (Malaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura)," tandasnya saat ditemui di Gedung Kemenag MH. Thamrin.

Direktur Urusan Agama Islam dan Syariah Kemenag Mukhtar Ali mengatakan, dalam laporan hasil penetapan awal Dzulhijah sesuai perhitungan hisab, Ijtimak jatuh pada sabtu 5 oktober 2013 pada posisi hilal 4 derajat. Sedangkan dari pengamatan rukyat, di lokasi rukyat Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara, hilal terlihat oleh para saksi yang telah diambil sumpahnya.

"Dengan penetapan awal bulan Dzulhijah 1434 H ini, maka hasil penetapan itsbat sudah sesuai dengan ijtimak dari beberapa kalender ormas Islam seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan Persis," katanya.

Baca juga berita Jelang Idul Adha, populasi sapi di DIY turun.
(lal)
Berita Terkait
Idul Adha dan Ibadah...
Idul Adha dan Ibadah Haji, Apakah Ada Hubungannya?
DPR Doakan Calon Haji...
DPR Doakan Calon Haji Indonesia Bisa Berangkat Tahun Depan
Fase Mabit Mina, Dirjen...
Fase Mabit Mina, Dirjen Haji Minta Petugas Siaga Layanan hingga 13 Zulhijah
Amalan Sebelum Shalat...
Amalan Sebelum Shalat Idul Adha yang Disunahkan Rasulullah
Ucapkan Selamat Idul...
Ucapkan Selamat Idul Adha 2022, Menag: Mari Kita Rayakan dengan Gembira
Jemaah Haji Rayakan...
Jemaah Haji Rayakan Idul Adha di Masjidil Haram Makkah
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved