Keberadaan satwa badak di ambang kepunahan

Jum'at, 04 Oktober 2013 - 16:07 WIB
Keberadaan satwa badak...
Keberadaan satwa badak di ambang kepunahan
A A A
Sindonews.com - Komunitas badak internasional seperti World Wildlife Fund (WWF), telah memberikan perhatian lebih pada konservasi badak hitam dan putih di Afrika, tetapi rata-rata sangat sedikit perhatian pada badak Asia.

Padahal, bagaimanapun juga, jumlah badak di Asia jauh lebih sedikit. Pada Maret 2013, hanya tersisa 3.500 badak di Asia (dibandingkan dengan badak Afrika yang berjumlah 25.000 ekor). Beberapa spesies yang bertahan hidup bahkan berada dalam situasi kritis karena satu populasi, jumlahnya kurang dari 50 ekor.

Yang menggembirakan adalah adanya bukti bahwa populasi badak bisa membaik kembali ke angka yang sama. Komitmen dan tindakan nyata dari Pemerintah India membuktikan, populasi badak di Propinsi Bengal Barat naik dua kali lipat lebih dari jumlah sebelumnya selama 13 tahun terakhir.

Upaya keras melawan perburuan di Nepal dan India telah menunjukkan pemulihan jumlah badak. “Kisah-kisah sukses ini membawa semangat bagi Indonesia untuk memulihkan jumlah populasi badak Jawa dan Sumatera,” kata Direktur Kehutanan Air Tawar dan Spesies Terestrial WWF Indonesia Anwar Purwoto, lewat rilisnya kepada Sindonews, Jumat (4/10/2013).

“Di India, kami menghadapi situasi di mana badak terus diburu hingga berada diambang kepunahan,” tambah Dipankar Ghose, Direktur Spesies dan Lansekap WWF India.

Menurutnya, dengan meningkatkan upaya perlindungan, memantau dan melestarikan dari pemerintah dan masyarakat madani, India dapat meningkatkan jumlah populasi badaknya selama lebih dari empat dekade.

"Namun, meningkatnya kasus perburuan badak menggunakan senjata canggih, juga mengindikasikan adanya keterlibatan sindakat kejahatan yang terorganisir. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus,” ucapnya.

Baca juga berita terkait, negara sebaran badak sepakat dukung konservasi

(maf)
(hyk)
Berita Terkait
Kakatua dan Blue Gold...
Kakatua dan Blue Gold Macau di Lembang Park and Zoo Berhasil Dikembangbiakan
9 Jenis Mamalia Karnivora,...
9 Jenis Mamalia Karnivora, Keajaiban di Dunia Satwa Liar
Kemunculan Tapir di...
Kemunculan Tapir di Pinggir Jalan Sungaipenuh-Tapan Bikin Geger Warga
Anak Iguana Merah Muda...
Anak Iguana Merah Muda Pertama Ditemukan di Pulau Galapagos
Saat Pandemi COVID-19,...
Saat Pandemi COVID-19, Animal Defenders Indonesia Gelar Bakti Sehat Satwa
Ratusan Burung Dilindungi...
Ratusan Burung Dilindungi Gagal Diselundupkan
Berita Terkini
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved