ISPPI berharap Sutarman punya nyali
Rabu, 02 Oktober 2013 - 14:40 WIB
ISPPI berharap Sutarman punya nyali
A
A
A
Sindonews.com - Diajukannya nama Komjen Pol Sutarman ke DPR sebagai calon tunggal Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Timur Pradopo, karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai Sutarman calon terbaik dari beberapa Perwira Tinggi (Pati) Polri lainnya.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia (ISPPI) Irjen Pol (Purnawirawan) Sisno Adiwinoto.
Menurutnya, jika seorang Pati Polri bisa mencapai pangkat Bintang Tiga, dipastikan karakternya, mental kepribadiannya, kompetensi, pengetahuan dan keterampilan profesi kepolisiannya, tidak perlu diragukan lagi.
"Tinggal bagaimana nyali dan keberanian serta komitmennya untuk menegakkan kebenaran, mengatakan yang benar adalah benar dan bertindak objektif dan adil yang perlu kita nantikan," kata Sisno Adiwinoto kepada Sindonews, melalui pesan singkat, Rabu (2/10/2013).
Lebih lanjut dia berharap, jika kelak Sutarman benar terpilih menjadi Kapolri menggantikan Timur, dia bisa mengatasi beberapa permasalahan di tubuh Polri. "Semoga Pak Tarman bukan 'ayam sayur', tapi 'ayam jantan' dan jago, serta berani atau bernyali melindungi masyarakat dan anggota Polri," pungkasnya.
Sebelumnya, calon Kapolri seharusnya orientasinya pada hubungan Polri & masyarakat.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia (ISPPI) Irjen Pol (Purnawirawan) Sisno Adiwinoto.
Menurutnya, jika seorang Pati Polri bisa mencapai pangkat Bintang Tiga, dipastikan karakternya, mental kepribadiannya, kompetensi, pengetahuan dan keterampilan profesi kepolisiannya, tidak perlu diragukan lagi.
"Tinggal bagaimana nyali dan keberanian serta komitmennya untuk menegakkan kebenaran, mengatakan yang benar adalah benar dan bertindak objektif dan adil yang perlu kita nantikan," kata Sisno Adiwinoto kepada Sindonews, melalui pesan singkat, Rabu (2/10/2013).
Lebih lanjut dia berharap, jika kelak Sutarman benar terpilih menjadi Kapolri menggantikan Timur, dia bisa mengatasi beberapa permasalahan di tubuh Polri. "Semoga Pak Tarman bukan 'ayam sayur', tapi 'ayam jantan' dan jago, serta berani atau bernyali melindungi masyarakat dan anggota Polri," pungkasnya.
Sebelumnya, calon Kapolri seharusnya orientasinya pada hubungan Polri & masyarakat.
(maf)