Sekretaris Kota 'Bunga' diperiksa KPK

Rabu, 02 Oktober 2013 - 12:16 WIB
Sekretaris Kota Bunga...
Sekretaris Kota 'Bunga' diperiksa KPK
A A A
Sindonews.com - Mantan Sekretaris Kota Tomohon periode 2005-2011, Johnny JP Mambu, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, atau yang lebih dikenal dengan kota bunga, tahun 2009-2010.

Dia akan dimintai keterangan sebagai saksi guna melengkapi berkas tersangka mantan Wali Kota Tomohon Jefferson Soleman Montesque Rumanjar.

"Dia (Johnny) diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi wartawan, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2013).

Selain memeriksa Johnny, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tomohon, Laurens Bulo. Ia bakal diperiksa sebagai saksi. "Dia (Laurens) juga diperiksa sebagai saksi," ujarnya.

Sebelumnya KPK intens memeriksa Jefferson terkait kasus ini. Namun, Jefferson mengkalim selain dugaan korupsi APBD Tomohon 2009-2010, KPK juga tengah memburu aliran dana korupsi ABPD Kota Tomohon tahun 2006-2008. Di mana, pada korupsi itu baru Jefferson yang mendapat vonis Pengadilan Tidan Pidana Korupsi (Tipikor).

"Kerugian daerah yang 2008 yang saya sudah divonis itu kan ada Rp74 miliar, dan yang didakwakan ke saya itu kan cuma RP33 (miliar). Masih ada Rp41 (miliar) yang dicari (KPK)," kata Jefferson, Senin 23 September 2013, usai menjalani pemeriksaan di KPK.

Selain itu, kata Jeferson, dirinya sempat dimintai keterangan penyidik KPK tentang sejumlah nama-nama yang turut menikmati dana APBD saat dirinya menjabat Wali kota di daerah yang terkenal dengan kota Bunga tersebut. "Ada, mungkin ada beberapa kaya Sekda, lalu beberapa Kepala Dinas," katanya, tanpa mengurai lebih detail.

Bukan itu saja, menurut Jeferson, disinyalir sejumlah anggota DPRD kota Tomohon turut serta menerima aliran dana haram itu. Tetapi, Jeferson enggan membeberkan secara detail anggota legislator daerah yang menerima aliran dana itu.
(maf)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved