31,2 juta pekerja informal akan jamin sendiri kesehatan

Senin, 30 September 2013 - 23:03 WIB
31,2 juta pekerja informal...
31,2 juta pekerja informal akan jamin sendiri kesehatan
A A A
Sindonews.com - Jelang diterapkannya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Januari 2014 mendatang, akan ada 31,2 juta penduduk Indonesia yang masuk dalam kategori pekerja sektor infromal yang jaminan kesehatannya tidak ditanggung pemerintah.

Meski ada kenaikan penerima Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), pekerja sektor informal masih belum tercakup di dalamnya.

"Persoalan yang menjadi perhatian, adalah sejumlah besar pekerja informal yang tidak masuk dalam ketegori penerima batuan iuran, harus membayar iuran kepada Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS). Hal ini mengakibatkan para pekerja di sektor informal harus membayar iuran secara penuh. Padahal saat ini masyarakat belum beranggapan bahwa iuran sebagai sesuatu yang baik," ujar Wakil Menteri Kesehatan RI Prof Dr Ali Ghufron Mukti Senin (30/9/2013).

Usai menghadiri pertemuan high level forum untuk perluasan cakupan sektor informal menuju JKN di Hotel Royal Ambarukmo, Ghufron menuturkan, sampai saat ini masih ada 73,2 juta penduduk Indonesia yang masuk dalam kategori pekerja sektor infromal.

Pekerja sektor informal sendiri, ialah pekerja yang tidak mendapatkan gaji dan tidak memiliki hubungan formal perusahaan-karyawan atau biasa disebut sebagai pekerja luar hubungan kerja.

"Pemerintah sampai saat ini terus berupaya mencari jalan keluar, sebagai upaya mempercepat proses perluasan cakupan masyarakat di sektor informal. Karenanya dalam forum ini, dikaji berbagai perluasan cakupan kesehatan dengan fokus masyarakat miskin dan sektor informal. Hal ini juga berkaitan dengan masih tingginya pengeluaran langsung untuk jaminan kesehatan, serta belum maksimalnya penggunaan fasilitas layanan," ungkapnya.

Mantan Dekan Fakultas Kedokteran UGM ini menuturkan, pemerintah menargetkan pada 2019, semua masyarakat Indonesia termasuk pekerja informal dan formal sudah memiliki jaminan kesehatan.

Klik di sini untuk berita perilaku merokok timbulkan gangguan kesehatan.
(stb)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Don Ritto Gunakan Rumah...
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved