Gandeng Lemsaneg, Komisi II pertanyakan sikap KPU

Senin, 30 September 2013 - 11:29 WIB
Gandeng Lemsaneg, Komisi...
Gandeng Lemsaneg, Komisi II pertanyakan sikap KPU
A A A
Sindonews.com - Kerja sama yang dijalin Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) terus dipertanyakan. Kali ini datang dari Komisi II DPR.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Miryam S Haryani mengatakan, semestinya KPU menggandeng lembaga arsip bukan Lemsaneg. Menurutnya, Lemsaneg hanya bertugas menyimpan informasi rahasia negara.

"KPU mestinya gandeng Arsip, Lemsaneg itu lembaga Negara yang menyimpan rahasia-rahasia negara, yang mengancam keamanan negara. Nah, kok Lemsaneg di gandeng sama KPU," kata Yani melalui pesan singkat kepada Sindonews, Senin (30/9/2013).

Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini menegaskan, hasil pemilu tidak perlu ditutup-tutupi, tapi harus dipublikasikan ke publik. Yani menyarankan, KPU meninjau ulang kerja sama tersebut.

"KPU tinjau ulang ya MoU tersebut, lebih baik MoU dengan Arsip ya," tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) Mayjen TNI Djoko Setiadi menjelaskan, pihaknya akan menjaga perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang. Dia menjamin, tidak akan ada perbedaan perolehan suara antara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan data yang di pusat.

"Jadi hasil perolehan di titik TPS harus sama dengan yang sampai di pusat. itu yang kita jaga," kata Djoko di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 24 September 2013.

Menurutnya, pengirimannya akan dilakukan dengan jalur yang aman, tidak bisa disadap, dimanipulasi atau diubah-ubah oleh siapapun.

Baca juga berita PAN pertanyakan kerja sama KPU-Lemsaneg
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Lampaui Perang Dunia...
Lampaui Perang Dunia II, Israel Jatuhkan 85.000 Ton Bom di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved