Soal tudingan KY, Pimpinan DPR serahkan ke BK
Rabu, 25 September 2013 - 10:46 WIB
Soal tudingan KY, Pimpinan DPR serahkan ke BK
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menyerahkan kepada Badan Kehormatan (BK), terkait tudingan Komisioner Komisi Yudisial (KY) Imam Anshori, soal adanya oknum anggota Komisi III DPR yang menjanjikan sejumlah uang, agar calon hakim agung titipannya diloloskan.
"Rencananya BK akan panggil KY. Sepenuhnya kami serahkan kepada BK untuk minta klarifikasi, agar tidak terjadi pemberitaan luas. Padahal tidak terjadi apa-apa," kata Priyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2013).
Politikus Partai Golkar ini meminta agar tudingan itu dapat diselesaikan, jika memang KY yakin dengan pernyataannya, maka mereka harus bisa memberikan bukti-bukti tersebut.
"Harus di-clear kan kalau tidak ada. Kalau ada silakan saja beber bukti-buktinya. Sudah sering DPR didera isu seperti itu," tegasnya.
Kendati demikian, Priyo kembali menegaskan kalau DPR menyerahkan seluruhnya kepada BK untuk menuntaskan persoalan ini, termasuk untuk mengundang Imam guna diminta klarifikasi.
"Diserahkan sepenuhnya kepada pimpin BK untuk undang Imam Anshoiri, daripada jadi pemberitaan luas tak berujung," pungkasnya.
Klik di sini untuk berita Fit and proper test calon hakim agung mencurigakan.
"Rencananya BK akan panggil KY. Sepenuhnya kami serahkan kepada BK untuk minta klarifikasi, agar tidak terjadi pemberitaan luas. Padahal tidak terjadi apa-apa," kata Priyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2013).
Politikus Partai Golkar ini meminta agar tudingan itu dapat diselesaikan, jika memang KY yakin dengan pernyataannya, maka mereka harus bisa memberikan bukti-bukti tersebut.
"Harus di-clear kan kalau tidak ada. Kalau ada silakan saja beber bukti-buktinya. Sudah sering DPR didera isu seperti itu," tegasnya.
Kendati demikian, Priyo kembali menegaskan kalau DPR menyerahkan seluruhnya kepada BK untuk menuntaskan persoalan ini, termasuk untuk mengundang Imam guna diminta klarifikasi.
"Diserahkan sepenuhnya kepada pimpin BK untuk undang Imam Anshoiri, daripada jadi pemberitaan luas tak berujung," pungkasnya.
Klik di sini untuk berita Fit and proper test calon hakim agung mencurigakan.
(stb)