Cegah serangan udara, TNI gelar latihan Tutuka 2013

Selasa, 24 September 2013 - 13:44 WIB
Cegah serangan udara,...
Cegah serangan udara, TNI gelar latihan Tutuka 2013
A A A
Sindonews.com - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsdya TNI Boy Syahril Qamar, mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko membuka Latihan Pertahanan Udara Nasional (Hanudnas) “Tutuka” XXXVII Tahun 2013.

Pelatihan yang bertemakan ”Kohanudnas Siap Melaksanakan Operasi Pertahanan Udara Yurisdiksi Udara Nasional Untuk Mencegah, Menangkal dan Menanggulangi Setiap Bentuk Ancaman Udara yang Timbul Untuk Menjaga dan Menjamin Tetap Tegaknya Hukum, Kepentingan dan Kedaulatan NKRI”, bertempat di Pusdalops Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Selasa (24/9/2013).

Latihan Hanudnas yang dilaksanakan dari tanggal 24-26 September 2013 mendatang ini diikuti 1.800 prajurit. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji rencana operasi, dan mengukur kesiapsiagaan operasional Kohanudnas, dalam merencanakan menyelenggarakan dan mengendalikan mekanisme kegiatan operasi pertahanan udara.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan sebuah sistem pengamatan, penangkalan dan penindakan yang handal, terhadap resiko akibat ancaman udara dalam wilayah udara yurisdiksi nasional.

Sedangkan, sasarannya adalah terujinya rencana operasi Kohanudnas “Tangkis Petir” TA 2013 sebagai bagian dari rencana strategis TNI.

Adapun materi latihan antara lain, menguji rencana operasi Kohanudnas, penyiapan unsur darat, laut dan udara, pelaksanaan kerjasama taksis dan taktik, pelaksanaan operasi terbatas untuk dukung pertahanan udara, pelaksanaan dukungan administrasi logistik dan transportasi taktis unsur darat, laut dan udara serta kegiatan K-4 IPP (Komando, Kendali, Komunikasi, Komputerisasi, Intelijen, Pengamatan, dan Pengintaian) jajaran Kohanudnas.

Panglima TNI dalam amanatnya menyampaikan, ditengah situasi dunia yang terus berubah, saat ini Indonesia masih akan dihadapkan pada ide dan potensi dampak perang global (asimentrik) atau sering disebut sebagai perang generasi keempat.

Disadari secara militer, Indonesia berada dalam posisi asimetrik terhadap permasalahan regional dan global. Oleh karena itu, dalam rangka menyelenggarakan pertahanan dan keamanan negara, maka sangat dibutuhkan kreativitas penguasaan wilayah dan kekuatan nasional, guna menghadapi segala bentuk ancaman yang mungkin timbul dari aktor negara atau aktor non negara.

Pada sisi sebaliknya, Indonesia dipandang terlalu kuat oleh pihak-pihak yang punya aspirasi lain, khususnya yang masih belum atau tidak mau menerima konsep NKRI dengan berbagai alasan.

Dengan demikian dapat dipahami secara jelas, bahwa sasaran dan medan perang asimetrik, atau perang generasi keempat tidak lagi terbatas pada penguasaan wilayah semata. Tetapi menjangkau lebih luas pada penguasaan ekonomi, kultur, media, komunikasi, psikologi masa dan energi.

Mencermati kecenderungan perkembangan tersebut, Kohanudnas sebagai salah satu kekuatan pertahanan udara nasional diharapkan dapat melaksanakan segala upaya, guna mengamati, mengidentifikasi, menangkal dan menindak segala bentuk kemungkinan ancaman yang muncul melalui wilayah udara nasional.

Hadir dalam upacara pembukaan latihan tersebut, antara lain Irjen TNI, Wakasad, Wakasal, Wakasau dan para Pati TNI.

Klik di sini untuk berita TNI latihan perang lainnya.
(stb)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved