PKS akui terima Rp8 M dari Wali Kota Makassar

Kamis, 19 September 2013 - 16:49 WIB
PKS akui terima Rp8...
PKS akui terima Rp8 M dari Wali Kota Makassar
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan, Andi Akmal, mengaku pihaknya menerima setoran dana dari Ilham Arif Sirajudin yang sekarang menjabat Wali Kota Makassar. Dana tersebut diakuinya diterima dari kakak kandung Ahmad Fathanah, Amel Fadly.

Demikian diungkap Akmal saat bersaksi di sidang lanjutan terdakwa kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian dan tindak pidana pencucian uang, Ahmad Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (19/9/2013).

"Seingat saya ada empat kali untuk pemenangan gubernur, titipan Fathanah ke kakanya, yang dikasih ke bendahara pemenangan, Imam Rohani," ungkap Andi saat bersaksi.

Pemberian uang tersebut dilakukan bertahap. Yakni Rp4,5 miliar yang diserahkan Ilham, Rp2,5 miliar diserahkan langsung Fathanah secara tunai, dan Rp1 miliar diserahkan Ilham langsung ke DPW.

Dikatakan Andi, dirinya tak tahu asal muasal uang-uang tersebut. Namun, kegunaan uang tersebut untuk pemenangan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan. "Dari hasil pembicaraan kami dengan Pak Ahmad ini untuk pemenangan Pilgub," katanya.

Selain itu, dalam kesaksiannya, Andi mengatakan, Fathanah bukan kader PKS, tapi hanya simpatisan partai. "Dia bukan kader, hanya simpatisan," ujar Andi Akmal.

Diceritakan, Andi cukup percaya dengan Ahmad Fathanah yang dikenalnya sebagai keluarga terpandang di Makassar. "Beliau berasal dari keluarga terpandang di Makassar, saya pernah bertemu beliau dan kakaknya, Amel Fadli, di Masjid IMIIM Makassar. Ya kami yakin karena Fathanah mengaku utusan Pak Ilham," ucap Andi.

Sementara itu, dilibatkannya Fathanah dalam urusan poltik PKS yang ternyata bukan pengurus partai menjadi tanda tanya Ketua Majelis Hakim Nawawi Pomolango. Lantas, Nawawi pun bertanya kepada saksi lain, yakni koordinator wilayah dan pemenangan Pilgub Sulawesi Selatan, Najamudin yang juga bersaksi untuk Fathanah.

"Kenapa saudara harus melibatkan terdakwa (Fathanah) dalam urusan pemilihan gubernur? Apalagi sampai urusan duit. Dia kan bukan kader," tanya Hakim Nawawi kepada Najamudin.

Najamudin kemudian menjawab. "Ya karena dia mengaku sebagai utusan Pak Ilham dan ingin meminta dukungan kepada PKS. Ya saya terima saja dan berikan syarat-syaratnya," ujarnya.
(lal)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved