Dicopot, Saan & Pasek dianggap musuh dalam selimut

Kamis, 19 September 2013 - 12:35 WIB
Dicopot, Saan & Pasek...
Dicopot, Saan & Pasek dianggap musuh dalam selimut
A A A
Sindonews.com - Pencopotan Saan Mustopa dan Gede Pasek Suardika ditengarai berpotensi menjadi musuh dalam selimut. Sehingga, mereka harus menjadi korban rotasi di internal Fraksi Partai Demokrat DPR RI kemarin.

"Mereka dinilai sebagai orang yang berpotensi menjadi musuh dalam selimut. Makanya, mereka semuanya digeser dari struktur," ujar Pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) Toto Sugiarto kepada Sindonews melalui pesan singkat, Kamis (19/9/2013).

Lebih lanjut, dia menuturkan, dengan melakukan rotasi internal dengan mencopot jabatan Saan Mustopa dari Sekretaris Fraksi dan Gede Pasek Suardika dari jabatan Ketua Komisi III DPR RI itu, Partai Demokrat merasa lebih aman.

"Karena anasir-anasir Anas yang bisa membahayakan telah diredam," katanya.

Sebelumnya, Fraksi Partai Demokrat melakukan rotasi di Komisi DPR RI, salah satu yang berubah ialah jabatan Ketua Komisi III DPR RI yang semula dijabat Gede Pasek Suardika menjadi Ruhut Poltak Sitompul. Selain itu, mencopot jabatan Saan Mustopa dari Sekretaris Fraksi.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan bahwa dicopotnya jabatan Saan Mustopa dan Gede Pasek Suardika di Fraksi Partai Demokrat DPR RI karena menghadiri acara peresmian Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) bentukan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum,

"Ini kan menyangkut loyalitas terhadap partai," ujar Syarief di Kantor presiden, Jakarta, Rabu 18 September 2013.

Lebih lanjut dia menuturkan, faktor lain dari pencopotan itu karena pihaknya selama ini sudah mempelajari rekam jejak Saan Mustopa dan Gede Pasek Suardika.

"Bukan cuma menghadiri, kita kan sudah pelajari track record-nya selama ini," imbuhnya. Selain itu, kata dia, rotasi tersebut sengaja dilakukan untuk penyegaran di internal fraksi.

Baca juga berita Demokrat rampas hak kadernya untuk berorganisasi
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Prabowo Lantik Pimpinan...
Prabowo Lantik Pimpinan Lembaga Universitas RI Sore Ini
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved