IPI nilai PPI milik Anas tak berpengaruh di masyarakat
Rabu, 18 September 2013 - 07:15 WIB
IPI nilai PPI milik Anas tak berpengaruh di masyarakat
A
A
A
Sindonews.com - Peneliti Senior Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai, organisasi masyarakat (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) bentukan Anas Urbaningrum tak akan mempengaruhi penilaian masyarakat.
"Tujuan lain dari ormas itu bisa dibaca, Anas ingin menunjukkan dia masih eksis secara politik. Meskipun menurut saya, ormas yang didirikan Anas tidak terlalu berpengaruh, karena Anas sudah terlanjur dicap sebagai koruptor," ujar Peneliti Senior IPI Karyono Wibowo, kepada Sindonews melalui pesan singkat, Selasa (17/9/2013).
Diberitakan Sindonews sebelumnya, Kader Partai Demokrat dilarang masuk ke organisasi masyarakat (ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia, yang didirikan oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.
Hal itu ditegaskan Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Syarief Hasan. Menurutnya, tak ada sesuatu yang istimewa dari ormas bentukan Anas Urbaningrum tersebut.
Seperti diketahui, ada beberapa kader Partai Demokrat yang hadir dalam acara peresmian organisasi Perhimpunan Pergerakan Indonesia, pada Minggu 15 September 2013 lalu.
Diantaranya Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok, Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustopa dan anggota Fraksi Partai Demokrat Gede Pasek Suardika.
Selain itu, hadir pula mantan rekan Anas di Komisi Pemilihan Umum (KPU), seperti mantan Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin dan mantan anggota KPU Mulyana W Kusumah.
Klik di sini untuk berita ini alasan kader Demokrat dilarang masuk PPI
"Tujuan lain dari ormas itu bisa dibaca, Anas ingin menunjukkan dia masih eksis secara politik. Meskipun menurut saya, ormas yang didirikan Anas tidak terlalu berpengaruh, karena Anas sudah terlanjur dicap sebagai koruptor," ujar Peneliti Senior IPI Karyono Wibowo, kepada Sindonews melalui pesan singkat, Selasa (17/9/2013).
Diberitakan Sindonews sebelumnya, Kader Partai Demokrat dilarang masuk ke organisasi masyarakat (ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia, yang didirikan oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.
Hal itu ditegaskan Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Syarief Hasan. Menurutnya, tak ada sesuatu yang istimewa dari ormas bentukan Anas Urbaningrum tersebut.
Seperti diketahui, ada beberapa kader Partai Demokrat yang hadir dalam acara peresmian organisasi Perhimpunan Pergerakan Indonesia, pada Minggu 15 September 2013 lalu.
Diantaranya Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok, Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustopa dan anggota Fraksi Partai Demokrat Gede Pasek Suardika.
Selain itu, hadir pula mantan rekan Anas di Komisi Pemilihan Umum (KPU), seperti mantan Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin dan mantan anggota KPU Mulyana W Kusumah.
Klik di sini untuk berita ini alasan kader Demokrat dilarang masuk PPI
(stb)