Kementerian Pertanian buka lowongan 695 CPNS

Selasa, 17 September 2013 - 10:24 WIB
Kementerian Pertanian...
Kementerian Pertanian buka lowongan 695 CPNS
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pertanian membuka lowongan untuk mengisi formasi 695 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2013 yang akan ditempatkan pada Kantor Pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian di seluruh Indonesia.

Sebagaimana dikutip laman setkab.go.id, untuk setiap formasi jabatan sesuai lokasi penempatan yang dilamar, tersedia kuota formasi jabatan 1:35, dan apabila telah memenuhi kuota yang ditetapkan maka secara otomatis sistem akan terkunci.

Panitia Pengadaan CPNS Kementerian Pertanian tidak menerima surat lamaran yang diantar langsung. Pendaftaran pelamar dapat dilakukan melalui situs Kementerian Pertanian di
http://cpns.deptan.go.id dalam periode pendaftaran online akan diumumkan kemudian. Untuk itu para pelamar diimbau untuk selalu memonitor menu agenda kegiatan pada situs resmi pengadaan CPNS.

Bagi pelamar yang telah melakukan pendaftaran online dan telah mengisi data dengan lengkap harus mengunggah dokumen sebagai berikut :
* KTP,Ijazah, transkrip nilai (Scan menjadi 1 file PDF).
* KTP, Ijazah dan transkrip nilai yang telah diunggah dan diterima panitia melalui pendaftaran online menjadi milik panitia dan tidak dapat diminta kembali oleh pelamar

Seluruh data pelamar yang masuk akan diseleksi secara langsung melalui proses validasi dan verifikasi database pelamar oleh panitia. Apabila ditemukan ketidakcocokan data dengan dokumen yang diunggah, maka secara langsung tidak dapat mengikuti proses selanjutnya.

Hasil validasi dan verifikasi database pelamar dapat dilihat pada website resmi Kementerian Pertanian pada 3 (tiga) hari setelah pelamar mengunggah file PDF (pelamar agar selalu memantau agenda kegiatan).

Pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat harus segera mencetak kartu tes (fasilitas cetak kartu tes hanya dapat digunakan 1 (satu) kali, paling lambat 3 hari setelah pendaftaran online ditutup).

Kualifikasi pendidikan dan formasi yang tersedia dapat dilihat di sini. Namun untuk lulusan Magister Manajemen/Master atau S.2 harus memiliki Indek Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,0; untuk lulusan S.1 IPK minimal 2,75; dan untuk lulusan D3 harus memiliki IPK minimal 2,75.

Kelengkapan yang harus dibawa pada saat melakukan pengesahan Kartu Tes sebagai berikut :
- Pas foto terbaru (sama dengan yang ditempelkan pada kartu tes) berukuran kartu pos (5R) berwarna tampak muka setengah badan 2 (dua) lembar.
- Print out kartu tes yang telah ditempeli pas foto terbaru ukuran 3x4 berwarna (2 rangkap) dan surat pernyataan bermaterai Rp6000,
- yang telah ditandatangani basah sebanyak 2 (dua) rangkap (print out kartu tes dengan surat pernya taan dalam satu halaman yang sama);
- Asli dan 1 lembar fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)/e
- KTP yang masih berlaku;
- Asli dan fotokopi ijazah dan transkrip nilai sesuai kualifikasi pendidikan yang dilamar dan telah legalisir oleh pejabat yang berwenang

Kelengkapan yang dibawa baik asli dan fotokopi pada saat melakukan pengesahan kartu tes masing-masing disusun rapi di dalam map kertas dengan warna :
*Biru untuk Pasca Sarjana (S2);
*Kuning untuk Sarjana (S1);
*Merah untuk Diploma III (D3)/SM;
*Hijau untuk SPP - SPMA/SMK Pertanian/Peternakan.
(lal)
Berita Terkini
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved