Kapolri akui program deradikalisasi belum optimal

Senin, 16 September 2013 - 11:03 WIB
Kapolri akui program...
Kapolri akui program deradikalisasi belum optimal
A A A
Sindonews.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Timur Pradopo mengakui, program deradikalisasi bagi pelaku terorisme belum dilakukan secara optimal.

Hal itu disampaikan Timur saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR, mengenai kinerja Polri.

"Polri sudah melakukan deradikalisasi namun belum optimal," kata Timur dalam RDP di ruang Komisi III, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2013).

Agar bisa optimal, ia pun meminta adanya kerja sama dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama (Kemenag) dan Organisasi Masyarakat (Ormas). "Agar program bisa berjalan optimal, kita mengajak kerja sama semua termasuk Kementerian Agama, lalu dari beberapa ormas yang perlu kita ajak bersama dan diatur dalam peraturan perundang-undangan," terangnya.

Ia menjelaskan, deradikalisasi dapat diatur secara jelas di dalam perundang-undangan sehingga semakin menguatkan pihak mana saja yang ikut membantu menjalankan program tersebut. "Melalui perundang-undangan maka semakin jelas termasuk pembiayaan siapa saja di dalamnya," tuntasnya.
(maf)
Berita Terkait
Cegah Aksi Terorisme,...
Cegah Aksi Terorisme, Ini yang Dilakukan Polri
Aksi Terorisme Mabes...
Aksi Terorisme Mabes Polri, Presiden : Tingkatkan Kewaspadaan
Presiden Jokowi Ajak...
Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Terorisme
Gerak Cepat Densus 88...
Gerak Cepat Densus 88 Antiteror Polri Tangani Terorisme Diapresiasi
Polri Waspadai Ancaman...
Polri Waspadai Ancaman Teror pada Pemilu 2024
Polri Telusuri Dugaan...
Polri Telusuri Dugaan Hasil Donasi ACT Disalahgunakan untuk Aktivitas Terlarang
Berita Terkini
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Dugaan Korupsi Batu...
Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah 8 Lokasi Termasuk Rumah Pejabat Negara
Eks Hakim Agung Ad Hoc...
Eks Hakim Agung Ad Hoc Sebut Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Kejahatan Luar Biasa: Berbuntut Persoalan Negara
Polisi Temukan Uang...
Polisi Temukan Uang Fantastis Dolar AS dan Singapura dalam Brankas Saat Geledah Kafe di Cipete
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Infografis
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved