Sibuk urus Demokat, SBY tak peka terhadap rakyatnya
Jum'at, 13 September 2013 - 09:56 WIB
Sibuk urus Demokat, SBY tak peka terhadap rakyatnya
A
A
A
Sindonews.com - Rabu, 11 September 2013 malam Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pertemuan tertutup dengan peserta Konvensi Calon Presiden (Capres) 2014 dari Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta. Namun kegiatan ini menimbulkan kritik dari publik.
SBY selaku Kepala Negara diminta lebih peka terhadap situasi bangsa ini. Khususnya persoalan kemanan dalam negeri, saat ini marak terjadi penembakan anggota polisi.
"Ini pemimpin kita kurang peka terhadap situasi yang sedang berkembang," kata Patrice dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Jakarta, Jumat (13/9/2013).
Patrice mengatakan bahwa SBY harus menjamin keamanan masyarakat, agar masyarakat terhindar dari rasa takut jika akan ke luar rumah sendiri.
"Harus menjamin rasa aman bagi rakyat Indonesia. Anda bisa bayangkan kalau Polisi saja ditembaki apalagi rakyat Indonesia," ungkap Patrice.
Patrice mengimbau kepada seluruh pemimpin bangsa ini agar dapat menciptakan rasa aman, sehingga rakyat merasa bahwa negara memiliki peran untuk melindungi rakyatnya.
"Negara harus menjamin rasa aman. Sehingga rakyat merasa negara hadir dan berperan untuk melindungi rakyatnya," tandas Patrice.
SBY selaku Kepala Negara diminta lebih peka terhadap situasi bangsa ini. Khususnya persoalan kemanan dalam negeri, saat ini marak terjadi penembakan anggota polisi.
"Ini pemimpin kita kurang peka terhadap situasi yang sedang berkembang," kata Patrice dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Jakarta, Jumat (13/9/2013).
Patrice mengatakan bahwa SBY harus menjamin keamanan masyarakat, agar masyarakat terhindar dari rasa takut jika akan ke luar rumah sendiri.
"Harus menjamin rasa aman bagi rakyat Indonesia. Anda bisa bayangkan kalau Polisi saja ditembaki apalagi rakyat Indonesia," ungkap Patrice.
Patrice mengimbau kepada seluruh pemimpin bangsa ini agar dapat menciptakan rasa aman, sehingga rakyat merasa bahwa negara memiliki peran untuk melindungi rakyatnya.
"Negara harus menjamin rasa aman. Sehingga rakyat merasa negara hadir dan berperan untuk melindungi rakyatnya," tandas Patrice.
(lal)