KPK bakal ungkap mafia proyek Hambalang

Jum'at, 06 September 2013 - 21:22 WIB
KPK bakal ungkap mafia...
KPK bakal ungkap mafia proyek Hambalang
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mengungkap tuntas keberadaan mafia proyek dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sarana prasarana Sport Center Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP menyatakan, pernyataan Teuku Bagus bahwa banyak mafia proyek Hambalang jika disertai data yang kemudian dikorelasikan dengan temuan KPK, audit investigatif BPK, dan audit kerugian negara maka bisa sinergi.

Keterhubungan keseluruhan itu dengan konstruksi kasus tentu KPK sedang mngembangkan kasus Hambalang dari proses pembangunan sampai sebelumnya yakni proses penganggaran.

"Tentu saja kalau Teuku Bagus memberi data yang bisa membuat lebih terang tentu ditelusuri lebih jauh oleh KPK," kata Johan saat menggelar jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/9/2013) malam.

Soal data dalam audit investigatif terkait aliran dana Rp7,3 miliar PT Adhi Karya ke DPR, dugaan persetujuan pemberian fee 18 persen dari PT Adhi Karya ke Choel, pernyataan M Nazaruddin bahwa ada aliran Rp100 miliar ke DPR, dan nama-nama atau inisial anggota DPR dalam LHP II BPK itu tentu akan menambah bobot bagi penanganan kasus Hambalang.

Menurut Johan, semua keterangan atau informasi baik yang diberikan oleh saksi atau tersangka tentu harus divadliadi terlebih dahulu benar atau tidak.

"Tentu harus didukung oleh bukt-bukti pendukung untuk menyatakannya benar atau tidak. Kalau benar adanya maka kita akan telusuri lebih jauh dan mendalami. Jadi jangan dipotek-potek satu persatu," bebernya.

Sebelumnya, tersangka mantan Direktur Operasional I PT Adhi Karya Teuku Bagus M Noor mengaku akan membongkar mafia proyek Hambalang. Pernyataan itu disampaikan oleh kuasa hukumnya, Haryo Budi Wibowo saat mendampingi kliennya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Alfian Mallarangeng dan Deddy Kusdinar.

Hari ini selain Teuku Bagus, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan Project Manager PT Adhi Karya Divisi Konstruksi Purwadi Hendro Pratomo dan Kabag Sekretariat Komisi X DPR. Juga tambahan pemeriksaan terhadap staf PT Adhi Karya M Muqorabin dan staf Kemenpora Poni Poniman. Tetapi hanya Purwadi Hendri yang belum hadir sampai 17.00 WIB.
(lal)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Wamentan Sudaryono Dikabarkan...
Wamentan Sudaryono Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved