SBY akui kenal dan pernah jumpa Sengman
Kamis, 05 September 2013 - 16:28 WIB
SBY akui kenal dan pernah jumpa Sengman
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenal banyak orang, termasuk pengusaha papan atas seperti Sengman Tjahja asal Palembang, Sumatera Selatan.
SBY tak membantah mengenal Sengman, namun hubungan tersebut hanya terbatas hubungan seorang Presiden dengan pengusaha nasional, tidak lebih dari itu.
"Kalau ditanya, apakah Presiden kenal, jawabannya ya. Apakah pernah berjumpa, jawabannya, ya. Pernah menghadiri pesta pernikahan anaknya, jawabannya ya,” kata Djoko didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi, di Polandia, Rabu (4/9/2013), sebagaimana dikutip laman setkab.go.id.
Djoko mengakui, Sengman adalah seorang pengusaha nasional papan atas yang tinggal di Jakarta. Namun mantan Panglima TNI ini menegaskan Sengman tidak ada hubungan khusus dengan SBY. Ia tidak pernah menjadi staf khusus atau utusan khusus SBY untuk kegiatan tertentu.
Ditegaskannya, kehadiran SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono dalam pesta pernikahan anak Sengman, bukan berarti ada hubungan khusus antara SBY dan Sengman Tjahja.
Senada dengan Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi sebagai orang terdekat SBY menambahkan, SBY tidak pernah menerima atau bertemu khusus dengan Sengman. "Jadi saya tahu, tidak pernah ada pertemuan dengan Sengman," tegas Sudi.
Sebagaimana diketahui, nama Sengman disebut oleh Ridwan Hakim, putra Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin, dalam persidangan kasus dugaan penerimaan suap pengurusan kuota impor daging sapi Rp1,3 miliar dengan terdakwa Ahmad Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 29 Agustus 2013.
Dalam persidangan diputar rekaman perbincangan telepon antara Ridwan Hakim dengan mantan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishak (LHI). Dalam percakapan tersebut disebut nama Sengman, Dipo, dan Bunda Puteri.
SBY tak membantah mengenal Sengman, namun hubungan tersebut hanya terbatas hubungan seorang Presiden dengan pengusaha nasional, tidak lebih dari itu.
"Kalau ditanya, apakah Presiden kenal, jawabannya ya. Apakah pernah berjumpa, jawabannya, ya. Pernah menghadiri pesta pernikahan anaknya, jawabannya ya,” kata Djoko didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi, di Polandia, Rabu (4/9/2013), sebagaimana dikutip laman setkab.go.id.
Djoko mengakui, Sengman adalah seorang pengusaha nasional papan atas yang tinggal di Jakarta. Namun mantan Panglima TNI ini menegaskan Sengman tidak ada hubungan khusus dengan SBY. Ia tidak pernah menjadi staf khusus atau utusan khusus SBY untuk kegiatan tertentu.
Ditegaskannya, kehadiran SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono dalam pesta pernikahan anak Sengman, bukan berarti ada hubungan khusus antara SBY dan Sengman Tjahja.
Senada dengan Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi sebagai orang terdekat SBY menambahkan, SBY tidak pernah menerima atau bertemu khusus dengan Sengman. "Jadi saya tahu, tidak pernah ada pertemuan dengan Sengman," tegas Sudi.
Sebagaimana diketahui, nama Sengman disebut oleh Ridwan Hakim, putra Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin, dalam persidangan kasus dugaan penerimaan suap pengurusan kuota impor daging sapi Rp1,3 miliar dengan terdakwa Ahmad Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 29 Agustus 2013.
Dalam persidangan diputar rekaman perbincangan telepon antara Ridwan Hakim dengan mantan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishak (LHI). Dalam percakapan tersebut disebut nama Sengman, Dipo, dan Bunda Puteri.
(lal)