Caleg Hanura tak keberatan alat peraga dibatasi

Rabu, 04 September 2013 - 07:02 WIB
Caleg Hanura tak keberatan...
Caleg Hanura tak keberatan alat peraga dibatasi
A A A
Sindonews.com - Calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Wijaya Kusuma Subroto mengakui, dirinya tak mempermasalahkan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai pembatasan alat peraga kamapanye.

"Iya, saya tidak keberatan, saya setiap minggu turun ke masyarakat (daerah pemilihan/dapil) untuk mendengarkan aspirasinya," kata Wijaya Kusuma saat dihubungi Sindonews, Selasa (3/9/2013).

Wijaya yang maju sebagai caleg DPR daerah pemilihan DKI Jakarta ini mengakui, pembatasan alat peraga lebih menguntungkan caleg yang sudah populer. Menurutnya, dengan alat peraga kampanye, membuat ongkos politik cukup tinggi. "Saya tidak resisten, baliho yang besar membuat cost (biaya) politik tinggi," imbuhnya.

Selain menemui langsung, untuk berinteraksi dengan masyarakat, caleg nomor urut satu ini akan memanfaatkan media sosial. Pasalnya hal itu salah satu potensi yang harus dikelola dengan baik.

Untuk menawarkan program seperti perbaikan infrastruktur, layanan publik yang layak, pendidikan dan supremasi hukum, Wiyaya mengaku tidak membuat alat peraga seperti banner dan baliho.

"Saya tidak membuat alat peraga, hanya kaos, jaket, kemudian kartu nama, banner ada beberapa di rumah-rumah koordinator pemenangan, ukurannya juga tidak besar," ungkap Ketua Ormas Perindo DPW DKI Jakarta ini.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved