Daftar pemilih tak tuntas akan jadi bumerang KPU

Selasa, 03 September 2013 - 10:34 WIB
Daftar pemilih tak tuntas...
Daftar pemilih tak tuntas akan jadi bumerang KPU
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo mengaku khawatir, dengan adanya masalah daftar pemilih. Pasalnya jika tidak dapat diselesaikan sebelum rekap secara nasional, maka akan jadi biang permasalahan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

"Ini akan menjadi basis pokok dari kemungkinan terjadinya karut marut pemilu. Daftar pemilih berkorelasi dengan penyediaan logistik, rekapitulasi proses penghitungan suara dan kursi," katanya kepada wartawan, Selasa (3/9/2013).

Arif menilai, hingga kini masih ada data yang tercecer dan belum terdaftar. Pasalnya jika melihat kinerja panitia pendaftaran pemilih (pantarlih) di lapangan tidak semuanya berjalan dengan baik.

"Tidak melakukan penelitian dan pencocokan. Dia hanya mengutip saja daftar pemilih pilkada atau kutip saja DP4 (Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu) yang sudah diberikan pemerintah tanpa ada perbaikan yang berarti," ucapnya.

Menurutnya, saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam posisi yang terlalu percaya diri. Namun di balik kepercayaan diri itu, ada ketidaksiapan dalam sistem. Jangan sampai hak memilih masyarakat hilang begitu saja.

Dia mengatakan, sebelum rekapitulasi nasional perlu ada penyandingan sistem dan data antar pemerintah dan KPU. Hal ini guna untuk melakukan kroscek dengan uji kredibilitas secara silang.

"Apakah yang dimiliki KPU valid, apakah menghasilkan data yang akurat, atau sebaliknya yang
dimiliki Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam hal penyediaan DP4-nya lebih baik," katanya.

Dia mengatakan dengan penyandingan hingga kini belum berlangsung. Padahal Komisi II telah meminta KPU untuk membuat surat kepada Kemendagri untuk penyandingan data tersebut. "Merekalah yang harus membuat surat, karena dalam undang-undang pemerintah fungsinya hanya membantu. Harusnya penyandingan data itu dilakukan sejak jauh hari, sebelum daftar pemilih sementara (DPS) ada," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved