DPR: Lion Air harusnya jelaskan ke penumpang

Senin, 02 September 2013 - 09:15 WIB
DPR: Lion Air harusnya...
DPR: Lion Air harusnya jelaskan ke penumpang
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi V DPR RI Saleh Husin mengatakan, seharusnya pihak Lion Air menjelaskan kepada calon penumpang mengenai keterlambatan jadwal pemberangkatan penerbangan supaya bisa dipahami. Sehingga "keributan" dapat dihindari.

"Keributan penunmpang di Bandara Cengkareng (Soekarno Hatta) tidak perlu terjadi jika pihak operator (Lion Air) dapat menginformasikan secara jelas dan transparan kepada penumpang, terhadap lamanya delay yang akan terjadi sehingga penumpang merasa diperhatikan dan ada kepastian," kata Saleh melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Senin (2/9/2013).

Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini menjelaskan, kejadian di Bandara Soekarno Hatta, Minggu 1 September 2013 malam harus menjadi koreksi bagi pihak maskapai untuk pembenahan ke depan supaya tidak terulang kembali.

"Masalah delay sudah sering terjadi pada Lion Air, untuk itu perlu ada pembenahan ulang sistem penjadwalan pemberangkatan," saran Saleh Husin.

Seperti diberitakan sebelumnya, calon penumpang maskapai penerbangan Lion Air tadi malam 1 September nekat menyandera tiga staf, di Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Mereka marah dan kesal, lantaran jadwal penerbangan terlambat sejak pukul 15.00 WIB sore.

Menurut informasi yang dihimpun, sedikitnya ada sepuluh jadwal penerbangan Lion Air sejak hingga malam kemarin dilarang berangkat. Namun belum diperoleh kabar alasan pelarangan tersebut.

Salah seorang penumpang bernama Mustofa mengatakan, penumpang kesal karena tidak segera diberangkatkan. "Ini ada sepuluh penerbangan belum juga berangkat. Ada yang dari jam tiga sore. Kalau saya dari jam 19.00 WIB tadi sampai sekarang belum ada satu pun yang diberangkatkan," ujar Mustofa, Minggu 1 September 2013.

"Ya, penumpang panik kesal. Akhirnya yang tiga orang disandera. Salah satunya bernama Satria Dwiatmaja katanya dia Manajer. Dia bilang, alasan tidak terbang karena Lion Air dilarang terbang sama lembaga penerbangan apa gitu, sama otoritas sini juga," sambung Mustofa.

Menurutnya, jumlah penumpang saat ini mencapai ribuan. Dirinya sendiri saat ini sudah berada di ruang tunggu. "Sudah check-in, saya mau ke Surabaya. Yang lain ada yang mau Ke Makassar, Manado pokoknya ada sepuluh penerbangan yang enggak berangkat," terangnya.
(kri)
Berita Terkait
Persepsi Publik Terhadap...
Persepsi Publik Terhadap Pelayanan Publik
New Normal, Bandara...
New Normal, Bandara Sepinggan Siapkan Layanan CS Online
Dukung Bisnis dan Layanan...
Dukung Bisnis dan Layanan Publik, Terralogiq Hadirkan Geocoding Hiperlokal
2 Inovasi Pemkab Barru...
2 Inovasi Pemkab Barru Akan Bersaing di KIPP Tingkat Nasional
Keren, Kabupaten Bandung...
Keren, Kabupaten Bandung Kini Miliki Mal Pelayanan Publik Terintegrasi
MPP Kabupaten Gowa Akan...
MPP Kabupaten Gowa Akan Berdiri di Jalan HOS Cokroaminoto
Berita Terkini
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved