Tanpa JK & Mahfud Konvensi Demokrat tetap gereget
Minggu, 01 September 2013 - 14:43 WIB
Tanpa JK & Mahfud Konvensi Demokrat tetap gereget
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie, yang juga salah seorang peserta dari internal tetap semangat untuk ikut dalam Konvensi Partai Demokrat.
Menurutnya, nama-nama yang ikut konvensi juga tak kalah dengan dua tokoh tersebut, hanya saja masyarakat perlu mengenalnya lebih dekat.
"Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Intinya hanya disini," kata Marzuki saat dihubungi wartawan, Minggu (1/9/2013).
Terkait elektabilitas nama-nama peserta yang masih rendah dengan tokoh nasional lainnya, Ketua DPR RI ini pun tak khawatir.
"Belanda masih jauh. Selama ini kader Partai Demokrat belum bersosialisasi untuk capres, dan memang belum ada momentumnya. Dengan konvensi, ada ruang dan momentum yang baik untuk dikenal, disayangi dan dicintai," terangnya.
Ia pun meminta masyarakat agar tak hanya melihat elektabilitas peserta konvensi, tetapi rekam jejak setiap peserta juga dipahami.
"Kami boleh buka kinerja dan track record masing-masing kandidat, bagaimana kehidupan sehari hari, apa yang sudah diperbuat untuk rakyat. Maksudnya, jangan sampai rakyat hanya makan iklan tanpa jelas track record," pungkasnya.
Sebelumnya, konvensi semi terbuka Partai Demokrat, tak akan diisi dua nama potensial yakni politikus senior Partai Golkar Jusuf Kalla (JK), dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Banyak anggapan, dengan tidak ikut dua tokoh ini, maka Konvensi Demokrat kurang gereget.
Menurutnya, nama-nama yang ikut konvensi juga tak kalah dengan dua tokoh tersebut, hanya saja masyarakat perlu mengenalnya lebih dekat.
"Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Intinya hanya disini," kata Marzuki saat dihubungi wartawan, Minggu (1/9/2013).
Terkait elektabilitas nama-nama peserta yang masih rendah dengan tokoh nasional lainnya, Ketua DPR RI ini pun tak khawatir.
"Belanda masih jauh. Selama ini kader Partai Demokrat belum bersosialisasi untuk capres, dan memang belum ada momentumnya. Dengan konvensi, ada ruang dan momentum yang baik untuk dikenal, disayangi dan dicintai," terangnya.
Ia pun meminta masyarakat agar tak hanya melihat elektabilitas peserta konvensi, tetapi rekam jejak setiap peserta juga dipahami.
"Kami boleh buka kinerja dan track record masing-masing kandidat, bagaimana kehidupan sehari hari, apa yang sudah diperbuat untuk rakyat. Maksudnya, jangan sampai rakyat hanya makan iklan tanpa jelas track record," pungkasnya.
Sebelumnya, konvensi semi terbuka Partai Demokrat, tak akan diisi dua nama potensial yakni politikus senior Partai Golkar Jusuf Kalla (JK), dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Banyak anggapan, dengan tidak ikut dua tokoh ini, maka Konvensi Demokrat kurang gereget.
(stb)