Kasus daging, Marzuki Alie akui kenal Sengman
Sabtu, 31 Agustus 2013 - 13:14 WIB
Kasus daging, Marzuki Alie akui kenal Sengman
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie mengaku kenal dengan 'Sengman' sosok nama yang disebutkan Ridwan Hakim, putra Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hilmi Aminuddin dalam persidangan kasus kuota impor daging sapi dan pencucian uang dengan terdakwa Ahmad Fathanah.
Marzuki menuturkan, dia mengtahui Sengman sebagai pengusaha asal Palembang yang dikenalnya beberapa tahun silam tepatnya tahun 2004. Sengman, kata Marzuki, dikenal sebagai pengusaha di bidang perhotelan.
"Saya mengenal Sengman di Palembang. Sebagai warga kota kenal, tetapi kenalnya hanya sepelintasan bukan kenal baik," kata Marzuki, usai mengisi diskusi, di Cikini, Jakarta, Sabtu (31/8/2013).
Dia melanjutkan, belakangan nama Sengman yang ia dengar sudah berpindah ke Jakarta karena bisnis usaha hotelnya di Palembang sudah terjual. Marzuki menegaskan tidak pernah bertemu kembali dengan sosok Sengman itu.
"Saya kenal, tapi selintas mungkin setahun hanya dua kali ketemu," ungkapnya.
Sebelumnya, Ridwan Hakim saat bersaksi dipersidangan untuk terdakwa Ahmad Fathanah menyebutkan, uang sebesar RP40 miliar dari PT Indoguna Utama dibawa oleh sosok nama yang disebut Sengman. Kepada majelis Hakim, Ridwan menegaskan, Sengman adalah utusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain itu, Majelis Hakim Tipikor yang memutar hasil percakapan melaui telpon antara Ridwan Hakim dan mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq juga didengar sosok nama lain seperti Bunda Putri, Haji Susu, Pak Lurah, Dipo, Mas Boed dan juga Sengman.
Marzuki menuturkan, dia mengtahui Sengman sebagai pengusaha asal Palembang yang dikenalnya beberapa tahun silam tepatnya tahun 2004. Sengman, kata Marzuki, dikenal sebagai pengusaha di bidang perhotelan.
"Saya mengenal Sengman di Palembang. Sebagai warga kota kenal, tetapi kenalnya hanya sepelintasan bukan kenal baik," kata Marzuki, usai mengisi diskusi, di Cikini, Jakarta, Sabtu (31/8/2013).
Dia melanjutkan, belakangan nama Sengman yang ia dengar sudah berpindah ke Jakarta karena bisnis usaha hotelnya di Palembang sudah terjual. Marzuki menegaskan tidak pernah bertemu kembali dengan sosok Sengman itu.
"Saya kenal, tapi selintas mungkin setahun hanya dua kali ketemu," ungkapnya.
Sebelumnya, Ridwan Hakim saat bersaksi dipersidangan untuk terdakwa Ahmad Fathanah menyebutkan, uang sebesar RP40 miliar dari PT Indoguna Utama dibawa oleh sosok nama yang disebut Sengman. Kepada majelis Hakim, Ridwan menegaskan, Sengman adalah utusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain itu, Majelis Hakim Tipikor yang memutar hasil percakapan melaui telpon antara Ridwan Hakim dan mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq juga didengar sosok nama lain seperti Bunda Putri, Haji Susu, Pak Lurah, Dipo, Mas Boed dan juga Sengman.
(kri)