Marzuki: Tepat JK & Mahfud tolak ikut konvensi
Jum'at, 30 Agustus 2013 - 14:18 WIB
Marzuki: Tepat JK & Mahfud tolak ikut konvensi
A
A
A
Sindonews.com - Empat tokoh menolak ikut konvensi semi terbuka penjaringan calon presiden (Capres) Partai Demokrat, tiga di antaranya mereka yang merupakan kader partai politik (parpol) lain.
Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie menilai, langkah ketiga tokoh tersebut telah tepat lantaran memiliki ideologi yang berbeda dengan partainya.
"Pertama kita hargai tokoh partai seperti Pak JK (Jusuf Kalla), ya Mahfud juga dari partai, lalu Rustriningsih, harusnya memang tidak mau ikut," katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2013).
"Karena apa, karena tokoh partai berdasarkan ideologi pasti tidak mau, Pak Endriartono kan baru dari Nasdem sah-sah saja. Mahfud sudah lama di PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), JK di Golkar, Rustriningsih juga pendiri PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) Jawa Tengah," sambungnya.
Sebagai partai yang menyelenggarakan mekanisme itu, Ketua DPR ini pun tidak mempermasalahkan penolakan tersebut. "Ini test case terhadap nilai kepartaian, justru kita hargai, contoh saya Demokrat punya ideologi partai, saya tidak akan jadi capres partai lain. (Jadi) langkah tiga orang tersebut tepat dan terhormat," tuntasnya.
Seperti diketahui, empat tokoh menolak untuk ikut konvensi Partai Demokrat yakni mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Ketua MK Mahfud MD, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih dan Dirut Lion Air Rusdi Kirana.
Sementara tokoh yang siap ikut konvensi, yakni anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Masykur Musa, Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Sinyo Harry Sarundajang dan Ketua DPR Marzuki Alie.
Selain itu, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman, Ketua DPD Irman Gusman, mantan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Endriartono Sutarto, Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan dan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk AS Dino Patti Djalal serta Dahlan Iskan.
Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie menilai, langkah ketiga tokoh tersebut telah tepat lantaran memiliki ideologi yang berbeda dengan partainya.
"Pertama kita hargai tokoh partai seperti Pak JK (Jusuf Kalla), ya Mahfud juga dari partai, lalu Rustriningsih, harusnya memang tidak mau ikut," katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2013).
"Karena apa, karena tokoh partai berdasarkan ideologi pasti tidak mau, Pak Endriartono kan baru dari Nasdem sah-sah saja. Mahfud sudah lama di PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), JK di Golkar, Rustriningsih juga pendiri PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) Jawa Tengah," sambungnya.
Sebagai partai yang menyelenggarakan mekanisme itu, Ketua DPR ini pun tidak mempermasalahkan penolakan tersebut. "Ini test case terhadap nilai kepartaian, justru kita hargai, contoh saya Demokrat punya ideologi partai, saya tidak akan jadi capres partai lain. (Jadi) langkah tiga orang tersebut tepat dan terhormat," tuntasnya.
Seperti diketahui, empat tokoh menolak untuk ikut konvensi Partai Demokrat yakni mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Ketua MK Mahfud MD, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih dan Dirut Lion Air Rusdi Kirana.
Sementara tokoh yang siap ikut konvensi, yakni anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Masykur Musa, Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Sinyo Harry Sarundajang dan Ketua DPR Marzuki Alie.
Selain itu, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman, Ketua DPD Irman Gusman, mantan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Endriartono Sutarto, Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan dan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk AS Dino Patti Djalal serta Dahlan Iskan.
(maf)