Komisi IX DPR minta KPU waspadai pemilih ganda

Kamis, 29 Agustus 2013 - 03:34 WIB
Komisi IX DPR minta...
Komisi IX DPR minta KPU waspadai pemilih ganda
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi IX DPR RI Indra mengatakan, seharusnya persoalan data pemilih ganda tidak boleh ada, dan terulang kembali.

Pasalnya, pengalaman pahit akhirnya menjadi persoalan buruk. "Periode yang lalu terjadi sengketa di MK (Mahkamah Konstitusi), salah satunya karena persoalan data pemilih. Apalagi angka fantastik 1.8 juta, jadi ini harus disikapi secara seksama," katanya, Rabu (28/8/2013).

Indra mengatakan, hal ini akan melegitimasi proese pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres). Hal tersebut terjadi karena angka 1.8 juta jiwa nantinya dapat mempengaruhi hasil siapa pemenang pilpres dan pileg.

"Ini sebenarnya pekerjaan rumah KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang sudah lama. Ini berulang-ulang sehingga harusnya bisa dibenahi oleh KPU. Ini menjadi tantangan," katanya.

Kemudian sebagai seorang politikus, tentunya akan berimbas negatif partai terkait adanya temuan data pemilih ganda. Pasalnya jika temuan ini, nantinya dimanfaatkan oleh orang-orang tak tak bertanggung jawab.

"Pemenang dari proses demokrasi seharusnya yang nyata, bukan manipulatif. Karena ada data ganda membuat manipulatif sangat tinggi," ungkapnya.

Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, masih ada waktu bagi KPU untuk memverifikasi dan mengulang serta membenahinya. Jika tidak dibenahi tentu akan menciderai demokratisasi.

"Bisa disalahgunakan. Potensi ketidakadilan itu sudah di depan mata. Harus disikapi secara serius," katanya.
(stb)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved